Bahkan, Aa Juju menyebut dirinya bersedia berlangganan konten eksklusif Awkarin apabila selebgram tersebut bersedia mengangkat isu karhutla.
Alih-alih mendapatkan respons positif, pesan tersebut justru memicu ketidaknyamanan. Cara penyampaian kritik dan tuntutan agar Awkarin bersuara menjadi bagian dari persoalan yang kemudian diperdebatkan keduanya.
Awkarin Ungkap Keberatan soal DM Aa Juju
Awkarin kemudian membagikan tangkapan layar percakapan tersebut melalui Instagram Story. Ia mempermasalahkan cara Aa Juju menyampaikan pesan, terlebih karena keduanya disebut tidak memiliki hubungan personal.
Bagi Awkarin, kepedulian terhadap persoalan sosial tidak selalu harus ditunjukkan melalui unggahan terbuka di media sosial. Ia juga merasa tidak tepat apabila kepeduliannya terhadap suatu isu dinilai hanya berdasarkan seberapa sering dirinya menyuarakan persoalan tersebut secara publik.
"Aku tetap bantu isu sosial tanpa harus selalu diumbar secara publik sesuai tuntutan orang lain," ucap Awkarin, dikutip Rabu (14/10/2026).
Pernyataan itu menjadi respons Awkarin terhadap desakan yang diterimanya. Persoalan yang awalnya berfokus pada karhutla pun berkembang menjadi perdebatan mengenai batas kritik, cara berkomunikasi, serta ekspektasi masyarakat terhadap figur publik.