img_title
Foto : IMDb

IntipSeleb Asia – Film produksi India, karya sineasSushmit Ghosh dan Rintu Thomas berjudul Writing with Fire berhasil masuk dalam nominasi Oscar 2022. Film ini masuk nominasi kategori Film Dokumenter Terbaik. 

Sayangnya, film Writing with Fire ini belum bisa membawa piala karena film berjudul Summer of Soul yang berhasil membawa pulang Piala Oscar 2022 untuk kategori itu. Seperti apa kisah dari film Writing with Fire ini? Berikut artikelnya. 

Sulitnya Jurnalis Wanita di India

IMDb
Foto : IMDb

Film ini memuat gambaran kompleks soal susahnya jadi wanita di India. Masalahnya, India memuat banyak ketimpangan. Masih banyak jurnalis yang rumahnya belum dialiri listrik. Ketimpangan status antara pria dan wanita juga diperlihatkan pada film ini. 

Hal-hal seperti wanita karir pulang malam digunjing tetangga. Bahkan, rasa aman untuk perempuan adalah barang langka. Tak heran jika jelang pemilu, para kandidat yang menunggangi kendaraan parpol dicecar pertanyaan seputar maraknya kasus perkosaan yang hilang begitu saja di meja polisi hingga hakim.

Permasalahan-permasalah itu secara jelas dalam film Writing with Fire. Sehingga membuat film dokumenter ini menjadi lantang dalam menyatakan sikap. 

Di sinilah peran para jurnalis menjadi penting untuk menyuarakan ketidakadilan, mewakili korban dari sebuah sistem sosial yang tak sempurna, hingga menjelma cermin bagi masyarakat. Para tokoh utama dimanusiakan, tampil natural, hingga terasa dekat dengan penonton. Yang tak berprofesi wartawan pun, bisa dengan mudah merasakan romantika jadi pekerja media.

Film ini pada akhirnya tak hanya menjadi corong bagi jurnalis. Ia mewakili suara hati istri, ibu, dan anak gadis di tengah pusara ketidakadilan hingga agama yang dijadikan aset dagang jelang Pemilu.

Pesan paling menohok ada di babak ketiga. Seorang perempuan membahas gelar Ibu bagi negeri India. "Kok bisa, di negeri Ibu, kaum hawa justru tidak aman dan perkosaan seolah dilazimkan?"

Fakta lain, sejak 2014, lebih dari 40 jurnalis terbunuh di India. Data ini menjadikan India salah satu negara paling mematikan bagi para jurnalis. Tak heran film ini mempertanyakan keamanan bagi jurnalis perempuan. 

Sinopsis Writing with Fire

IMDb
Foto : IMDb

Film Writing with Fire berkisah tentang kehidupan tiga jurnalis perempuan yakni Meera Devi, Shyamkali Devi, dan Suneeta Prajapati, yang bekerja di koran mingguan Khabar Lahariya.

Khabar Lahariya berada di simpang zaman karena akses informasi makin cepat via jalur digital. Mau tak mau, media ini berkompromi dengan membangun kanal YouTube. 

Suatu hari, beberapa pria tak dikenal memaksa masuk ke rumah seorang dan memperkosa pemilik rumah. Aksi bejat ini terjadi beberapa kali pada Januari. Korban dan suami melaporkan tragedi ini ke polisi. Apes, laporan ditolak.

Ditempat lain, Suneeta mengkover penambangan ilegal di kampung halamannya yang digerakkan mafia. Tanpa standar perlindungan yang jelas, suatu hari terowongan bawah tanah di lokasi tambang roboh. Sejumlah pekerja tewas dan tak ada tindak lanjut atas musibah ini.

Sementara Shyamkali kesulitan merespons kecanggihan teknologi. Kondisi ini diperburuk dengan suami yang melakukan KDRT. Kepala keluarga yang seharusnya melindungi, malah mencuri gaji Shyamkali sebagai jurnalis. Tak terima dengan perlakuan ini, ia mengadu ke aparat.

Dengan durasi 92 menit tak terasa lama lantaran fakta, data, dan pesan yang disampaikan Writing with Fire penting sekaligus relevan bagi siapa saja. Kamu bisa menyaksikannya secara legal lewat platform streaming KlikFilm.

Topik Terkait