X

Di tengah-tengah keseruan mereka, Kylie Jenner tampak ragu memanggil Caitlyn Jenner sebagai ayah. Hingga pada akhirnya, ia kembali mengkonfirmasi apakah tidak apa-apa memanggil Caitlyn sebagai ayah walaupun telah menjadi transgender.

“Jadi aku mau tanya kepada kamu. Aku tahu orang-orang terkadang bingung saat Kendall dan aku memanggil kamu ayah. Kita kan memang sudah berbicara soal itu. Bisakah kamu memberikan tanggapan soal itu sekali lagi? Apa gak keberatan dipanggil ayah? Gimana perasaannya?” tanya Kylie Jenner.

Alih-alih keberatan, Caitlyn Jenner merasa dipanggil ayah oleh Kendall dan Kylie merupakan anugerah terindah dalam hidupnya. Ia mengaku transgender merupakan komunitas yang sensitif. Namun, Caitlyn bersyukur dengan keberadaan Kendall dan Kylie Jenner.

“Aku rasa itu adalah pilihan terbaik dalam hidupku. Terkadang komunitas (transgender) ini sangat sensitif, terutama untuk kata ganti. Semua orang boleh punya pendapat. Tapi aku merasa aku harus melakukannya (ganti jenis kelamin). Kamu dan Kendall selalu bilang, ‘Ayahku, dia (menggunakan sapaan she)’. Aku tahu itu sulit mengubah kata panggilan, tapi kalian sangat bagus. Aku bangga,” balas Caitlyn Jenner.

Diketahui, Caitlyn Jenner merupakan ayah dari Kendall dan Kylie Jenner. Ia memutuskan untuk menjadi transgender pada tahun 2015 dan mengganti namanya menjadi Caitlyn Marie Jenner dari William Bruce Jenner. Keputusan ganti kelamin yang dilakukan Caitlyn diambil tak lama setelah bercerai dengan ibu Kendall dan Kylie Jenner, Kris Jenner.

Berita Terkait :

Saksikan Juga