img_title
Foto : Freepik/freepik

IntipSelebMalam nisfu Syaban adalah salah satu malam yang spesial bagi umat Islam. Hal itu karena malam yang mulia ini dipercaya menjadi momen di mana Allah SWT melimpahkan keberkahan dan juga ampunannya, serta penuh dengan syafaat.

Oleh karena itulah orang-orang yang beriman akan melaksanakan berbagai amalan untuk memaksimalkan malam yang penuh berkah ini. Selain itu, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan di malam ini.

Sebenarnya apa yang membuat malam Nisfu Syaban begitu spesial dan apa saja amalan yang bisa dilakukan ketika Nisfu Syaban? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Mengenal Lebih Jauh Malam Nisfu Syaban

1. Pengertian Malam Nisfu Syaban

Freepik/upklyak
Foto : Freepik/upklyak

Malam Nisfu Syaban adalah pertanda bahwa bulan Ramadan akan segera tiba. Nisfu Syaban jatuh pada pertengahan bulan Syaban, tepatnya setiap tanggal 15 di bulan kedelapan Tahun Hijriah.

Malam spesial ini juga menjadi saat di mana catatan amal setiap manusia akan dilaporkan kepada Allah SWT. Seperti yang disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Nasai yang artinya:

“Syaban adalah bulan yang dilupakan oleh orang-orang antara bulan Rajab dan Ramadan. bulan Syaban adalah bulan laporan amal kepada Allah. Maka aku senang amalku dilaporkan sementara aku dalam kondisi berpuasa.” (HR Nasai No.2356, Ahmad No. 21753).

Baca Juga: 5 Keutamaan Surat Al Falaq yang Ampuh Lindungi dari Ilmu Hitam

2. Keutamaan Malam Nisfu Syaban

Freepik/wirestock
Foto : Freepik/wirestock

Di malam ini, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa umat yang memohon ampunan, mengasihi mereka dan menjawab setiap doa-doa yang dipanjatkan. Hal ini tertera dalam sebuah hadis yang artinya:

Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syaban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah dan Ath-Thabrani).

Menurut hadis lain yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a, Allah SWT juga akan memberikan kesempatan kepada hambanya untuk mendapatkan pengampunan yang banyaknya diibaratkan dengan bulu kambing.

Sesungguhnya Allah Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nisfu syaban dan mengampuni lebih banyak dari pada jumlah bulu kambing Bani Kalb (sebuah kabilah yang terkenal punya banyak kambing).” (HR At-Tabarani dan Ahmad).

Ditambah lagi, di malam Nisfu Syaban Allah akan memudahkan segala urusan umatnya jika mereka memohon dengan sepenuh hati kepada-Nya.

Jika datang malam pertengahan bulan Syaban, maka lakukanlah qiyamul lail, dan berpuasalah di siang harinya, karena Allah turun ke langit dunia saat itu pada waktu matahari tenggelam,

Lalu Allah berfirman, ‘Adakah orang yang minta ampun kepada-Ku, maka Aku akan ampuni dia. Adakah orang yang meminta rezeki kepada-Ku, maka Aku akan memberi rezeki kepadanya. Adakah orang yang diuji, maka Aku akan selamatkan dia, dan seterusnya sampai terbit fajar.” (HR Ibnu Majah)

Keutamaan yang lainnya adalah di malam ini Allah SWT menjanjikan pahala yang sebanyak-banyaknya serta ampunan yang seluas-luasnya bagi semua hambanya yang mengerjakan amalan baik. Seperti dalam hadis selanjutnya yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a yaitu:

Dari Aisyah r.a berkata bahwa Rasulullah SAW bangun pada malam hari dan melakukan sholat serta memperlama sujud, sehingga aku menyangka beliau telah diambil. Karena curiga, maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak.

Ketika beliau mengangkat kepalanya dari sujud dan selesai dari shalatnya, beliau berkata, “Wahai Aisyah, apakah kamu menyangka bahwa Rasulullah tidak memberikan hakmu kepadamu?

Aku menjawab, “Tidak ya Rasulullah, Aku menyangka bahwa Anda telah dipanggil Allah karena sujud Anda lama sekali.” Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Tahukah kamu ma;am apa ini?”, Aku menjawab, “Allah dan rasul-Nya yang lebih mengetahui,”

Beliau kemudian bersabda, “Ini adalah malam nisfu syaban. Dan Allah muncul kepada hamba-hamba-Nya di malam nisfu syaban dan mengampuni orang yang minta ampun, mengasihi orang yang minta dikasihi, namun menunda orang yang hasud sebagaimana perilaku mereka.” (HR Baihaqi).

Amalan Pada Malam Nisfu Syaban

1. Puasa Nisfu Syaban

Amalan pertama yang bisa Anda lakukan saat nisfu syaban tiba adalah berpuasa. Nabi Muhammad SAW sendiri sering melakukan puasa sunnah di bulan Syaban. Dalil terkait anjuran berpuasa di bulan Syaban terdapat dalam hadis berikut ini:

Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah SAW berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Syaban.” (HR Bukhari).

2. Sholat Nisfu Syaban

Anda juga bisa melakukan sholat Nisfu Syaban untuk menjadi tambahan amal ibadah di pertengahan bulan Syaban. Sholat Nisfu Syaban terdiri dari dua rakaat, dan untuk tata caranya sama dengan sholat sunnah pada umumnya.

Hanya saja, bacaan niatnya ada sedikit perbedaan. Bacaan niat untuk sholat Nisfu Syaban adalah sebagai berikut:

Usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini lillahi ta’ala

Artinya: “Aku sholat sunah Nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Akan tetapi, apabila mengerjakan sholat Nisfu Syaban di malam hari, maka bacaan niatnya akan menjadi:

Usholli sunnata lailati nsifu sya’baana rok’ataini lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat sholat sunnah malam Nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta’ala.

3. Membaca Surat Yasin

Freepik/freepik
Foto : Freepik/freepik

Amalan selanjutnya yang biasa dilakukan saat Nisfu Syaban adalah membaca Yasin sebanyak 3 kali, sambil dalam hati menyebutkan berbagai permintaan kepada Allah SWT.

Caranya adalah dengan membaca surat Yasin sebanyak tiga kali seperti baiasa, namun saat awal-awal surat Anda menyebutkan permohonan tertentu di dalam hati kepada Allah SWT.

Permohonan yang pada bacaan Yasin yang pertama dapat diniatkan dengan meminta agar diberi umur yang panjang dan berkah.

Lalu pada bacaan Yasin yang kedua, bisa memohon agar dihindarkan dari wabah maupun hal buruk, serta agar diberi rezeki berlimpah.

Terakhir pada bacaan Yasin yang ketiga, dapat diniatkan untuk memohon agar diberikan husnul khatimah saat berpulang kepada-Nya nanti.

4. Memperbanyak Salawat

Salawat adalah salah satu amalan utama yang dapat dilakukan saat Nisfu Syaban tiba. Keutamaan banyak bersalawat di bulan Syaban adalah karena bulan ini merupakan bulan Nabi Muhammad. Hal itu tertuang dalam sebuah hadis riwayat Imam Ad-Dailami dari Aisyah r.a yang artinya:

Syaban adalah bulanku, dan Ramadan adalah bulan Allah. Bulan Syaban menyucikan dan Ramadan menggugurkan dosa,”

5. Memperbanyak Istighfar

Freepik/wayhomestudio
Foto : Freepik/wayhomestudio

Sebagai manusia tentu kita menjadi tempatnya salah dan dosa. Oleh karena itu memperbanyak istighfar bisa menjadi salah satu cara untuk menggugurkan dosa tersebut, apalagi jika dilakukan saat malam Nisfu Syaban.

Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan jika istighfar adalah amalan utama yang harus dibiasakan oleh umat Ilsam terutama di waktu yang memiliki keutamaan, contohnya seperti saat bulan Syaban dan malam pertengahannya (Nisfu Syaban).

Istigfar tak hanya dapat menggugurkan dosa, namun juga dapat memudahkan rezeki. Memperbanyak istigfar di bulan Syaban dapat membuat segala kesulitan dimudahkan, dan kesedihan yang dirasakan menjadi diringankan. (rgs)

Topik Terkait