img_title
Foto : Instagram/arman_graphy

“Saya mengartikan healing itu sebagai kesatuan antara fisik dan mental. Banyak orang menganggap healing itu jalan-jalan atau makan enak, tapi saya tidak setuju. Bagi saya, healing itu waktu untuk merilekskan diri sendiri,” katanya dengan tegas.

Saat ditanya mengenai prinsip stoic dan kaitannya dengan kesehatan mental, Nicholas menyamakan pentingnya menjaga mental dengan menjaga tubuh. Ia percaya bahwa kesehatan mental tidak bisa dibiarkan begitu saja, melainkan harus dijaga dan dilatih setiap hari.

“Saya melihat mental health itu seperti physical health. Kesehatan tubuh tidak bisa diabaikan, begitu juga dengan kesehatan mental. Dua-duanya harus diupayakan,” jelasnya.

Meski begitu, Nicholas tetap aktif menjaga tubuhnya dengan olahraga. Menurutnya, rasa lelah setelah berolahraga justru menjadi tanda bahwa tubuhnya masih berfungsi dengan baik.

“Olahraga kadang bikin lelah, tapi itu sinyal bahwa tubuh kita masih berfungsi. Kelelahan seperti itu positif buat saya,” ujarnya.

Namun, ia juga mengakui bahwa akting adalah salah satu aktivitas yang cukup menguras tenaga dan pikiran.

“Kalau akting, itu bentuk kelelahan fisik yang berbeda. Karena akting bukan hal yang natural, kita harus memaksakan diri untuk menjadi orang lain. Tapi dari situ juga ada hal positif, karena akting bisa memberikan banyak pembelajaran,” jelas Nicholas.

Topik Terkait