img_title
Foto : @fiersabesari/Instagram

Fiersa mengungkapkan, sopir mobil tersebut adalah seorang pria lanjut usia sekitar 60–70 tahun. Ia sempat meremehkan kondisi Aqia dan menawarkan uang Rp200 ribu untuk berdamai, yang membuat Fiersa bereaksi emosional.

Aqia kemudian dibawa ke Pos Kesehatan KAI Stasiun Gambir, sementara Ubay menahan sopir agar tidak meninggalkan lokasi hingga pihak kepolisian datang. Polisi lalu melakukan pemeriksaan dan pencatatan laporan kejadian.

Karena kondisi Aqia cukup serius dan mengalami nyeri hebat saat menggerakkan kaki, Fiersa menghubungi rekan-rekan band untuk membantu membawa istrinya ke rumah sakit terdekat. Pemeriksaan rontgen pun dilakukan.

“Alhamdulillah, hasil rontgen menunjukkan tidak ada retak atau patah tulang,” tulis Fiersa.

Instagram/ @fiersabesari
Foto : Instagram/ @fiersabesari

Meski begitu, dokter menyatakan akan ada pembengkakan akibat trauma otot dan masa pemulihan diperkirakan memakan waktu 3 hingga 6 minggu. Selama masa tersebut, Aqia harus menggunakan penyangga kaki dan membatasi aktivitas fisik.

Pihak kepolisian akhirnya memberikan sanksi tilang kepada sopir dan menahan STNK kendaraan. Aqia memutuskan untuk tidak memperpanjang proses hukum karena mempertimbangkan usia pelaku dan panjangnya prosedur lanjutan.

Topik Terkait