Ia turut memuji dedikasi tim Little Future dari LSPR Postgraduate Programme yang telah menginisiasi kegiatan ini dengan penuh kepedulian terhadap masa depan anak-anak Indonesia.
Selain Kak Seto, acara ini juga dihadiri oleh Sarjoko, M.M., Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, yang secara langsung membuka acara. Dalam sambutannya, ia mendorong anak-anak untuk berani menjaga diri, menghargai diri sendiri, serta tumbuh menjadi generasi yang percaya diri.
Suasana festival semakin meriah dengan dipandu oleh Maria Christy dan Jeremiah Rakesh sebagai host. Kehadiran Quinn Salman, penyanyi cilik yang dikenal lewat film animasi Jumbo, serta Daniel Abraham, rapper dan produser muda, membuat anak-anak semakin antusias bernyanyi dan menari bersama.
Sebagai bagian dari metode pembelajaran kreatif, Little Future juga memperkenalkan jingle literasi berjudul “Kamu Berharga (Ini Privasiku)” yang dirancang agar mudah diingat dan menyenangkan. Lagu ini diharapkan mampu menanamkan pesan tentang pentingnya menjaga privasi tubuh secara alami pada anak-anak.
Program Little Future yang diinisiasi oleh Joelle Gabriella, Ester Sembiring, dan I Gusti Made Ayu Sudiani ini turut melibatkan 18 psikolog profesional dalam perancangan materi. Pendekatan ini memastikan edukasi yang diberikan sesuai dengan tahap perkembangan anak dan aman secara psikologis.
Dengan dukungan LPAI dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Little Future diharapkan dapat menjadi model edukasi preventif yang dapat direplikasi di berbagai sekolah dasar di Indonesia demi menciptakan generasi anak yang berani, sadar diri, dan mampu menjaga batas tubuhnya sejak dini.