img_title
Foto : Freepik/freepik

IntipSelebSutradara film Tirai Jagal, Erza, akhirnya buka suara terkait dugaan pelecehan berkedok casting yang viral di media sosial. Ia merespons pengakuan seorang perempuan berinisial A yang mengaku menjadi korban pelecehan saat mengikuti proses casting film tersebut.

Melalui video klarifikasi yang dibagikan ulang akun @thread_id pada Senin, 23 Februari 2026, Erza secara tegas membantah seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya. Ia menekankan bahwa proyek film yang ia garap memang mengusung genre sensitif.

“Saya selaku penulis, sutradara film ini. Memang film kita adalah film gore, action, thriller, pembunuhan, psikopat, penculikan, penyekapan, pembunuhan, penyiksaan, adegan sensual,” ujar Erza pada Senin, 23 Februari 2026.

Erza membenarkan bahwa perempuan berinisial A merupakan salah satu talent yang berhasil lolos ke tahap kedua casting.

“Orang yang kemarin speak up itu adalah orang yang sudah terpilih casting tahap kedua,” ujarnya.

Namun, terkait dugaan adanya pelecehan dalam proses casting film Tirai Jagal, Erza menegaskan bahwa tim produksi sudah menyampaikan secara terbuka sejak awal mengenai adanya adegan sensual dalam film tersebut.

“Sebelum mereka datang, mereka sudah kita info, ini adegannya begini, ini ada sentuhan di area-area ini, kamu bersedia atau tidak,” ungkapnya.

Menurut Erza, timnya hanya mencari talent yang secara sadar bersedia mengikuti konsep film yang sudah dijelaskan sebelumnya.

“Jadi tujuan kita memang mencari talent-talent yang bersedia,” ucapnya.

Di tengah ramainya tudingan dugaan pelecehan casting yang menyeret namanya, Erza menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kegaduhan yang terjadi.

“Buat teman-teman semua ini hanya sedikit yang berlebihan saja, jadi atas nama pribadi saya mohon maaf bila sudah membuat kegaduhan,” ujarnya.

Meski isu ini mencuat dan memicu perdebatan di media sosial, Erza memastikan proses produksi film tetap berjalan sesuai rencana. Ia kembali menegaskan bahwa sejak awal pihaknya sudah memberi peringatan mengenai genre sensitif yang diangkat.

“Kita akan tetap garap film ini, memang bergenre sensitif dan kita sudah sounding di awal,” ungkapnya.

Erza juga menyatakan kesiapan untuk bertanggung jawab apabila di kemudian hari muncul permasalahan hukum atau persoalan lain terkait tudingan tersebut. Ia menilai isu yang berkembang saat ini sudah terlalu dibesar-besarkan.

Saya @officialerza menyampaikan kita pro-aktif, saya juga tidak ke mana-mana, dalam arti kita akan selesaikan persoalan ini pastinya karena ini sudah cukup berlebihan,” ucap Erza.

Topik Terkait