img_title
Foto : Instagram

IntipSeleb – Kontroversi baliho film Aku Harus Mati akhirnya mendapat respons langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. Materi promosi yang dinilai sensitif ini resmi diturunkan setelah menuai sorotan publik, terutama terkait isu kesehatan mental.

Pramono menegaskan bahwa pemasangan iklan dengan konten sensitif tidak boleh kembali terjadi karena berpotensi memberikan dampak negatif bagi masyarakat.

“Yang seperti ini hanya untuk menarik publik kemudian memasang iklan yang sensitif, dan ini berdampak bagi masyarakat, maka ini tidak boleh terulang kembali,” ujar Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Senin, 6 April 2026.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) DKI Jakarta serta Satpol PP.

Pramono mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari jajaran terkait, termasuk Diskominfotik. Tak butuh waktu lama, baliho tersebut akhirnya diturunkan dari lokasi pemasangan.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan KPI DKI Jakarta dan Satpol PP, termasuk biro iklan, baliho tersebut sudah kami turunkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan biro reklame yang bertanggung jawab atas pemasangan billboard tersebut hingga akhirnya diturunkan.

Topik Terkait