img_title
Foto : Ist

“Sejak awal, kami ingin menghadirkan cerita tentang pernikahan yang terlihat sempurna di luar, tetapi menyimpan kekerasan emosional dan fisik yang berlangsung bertahun-tahun di dalamnya. Banyak perempuan hidup dalam situasi di mana diam menjadi cara untuk bertahan, hingga ada titik ketika semuanya tidak bisa lagi dipertahankan, terutama saat menyangkut masa depan anak. Dari situ, keberanian untuk melawan mulai tumbuh. Itulah inti dari perjalanan film ini, tentang perlawanan, kesadaran, dan upaya untuk memecah keheningan,” ujar Ssharad Sharaan.

Viva Westi menambahkan, “Banyak perempuan yang kehilangan ruang untuk bersuara, Bahkan dirumahnya sendiri. Mereka dibungkam oleh kekerasan dari orang yang mereka pernah percaya bisa memberikannya kenyamanan dan keamanan. Semoga melalui film ini, perempuan perempuan diluar sana yang menjadi korban sama seperti Aminah, dimanapun berada, bahkan tempat paling terpencil di Indonesia, yang sadar bahwa kita berhak memperjuangkan suara kita, dan hak kita atas tubuh dan diri kita sendiri. Sudah waktunya perempuan berhenti diidentifikasi dengan Luka, sudah waktunya perempuan diidentifikasikan dengan keberanian.”

Bagi Acha Septriasa, memerankan Amina menjadi pengalaman yang sangat personal.

“Amina adalah representasi dari banyak perempuan yang mungkin selama ini memilih diam, bukan karena mereka lemah, tetapi karena situasi yang membuat mereka merasa tidak punya pilihan. Selama proses memerankan karakter ini, saya belajar bahwa luka yang dialami tidak selalu terlihat, tapi dampaknya sangat dalam dan nyata. Saya berharap penonton bisa merasakan pergulatan batin Amina, memahami ketakutan dan kebimbangannya, sekaligus melihat bahwa selalu ada ruang untuk bangkit, sekecil apapun langkah yang diambil.”

Film Suamiku Lukaku juga menghadirkan original soundtrack berjudul “Aku Bangkit” yang dinyanyikan oleh Kris Dayanti. Lagu ini pertama kali dibawakan dalam acara peluncuran trailer dan soundtrack pada 13 Maret 2026 di XXI Epicentrum, Jakarta.

Kehadiran lagu tersebut menjadi penguat emosi dalam perjalanan karakter Amina, menggambarkan luka, keberanian, dan proses untuk bangkit dari keterpurukan.

Suamiku Lukaku bercerita tentang Amina (Acha Septriasa), seorang ibu yang menjalani kehidupan sulit bersama suaminya, Irfan (Baim Wong), yang tampak baik di depan publik namun menakutkan di dalam rumah.

Topik Terkait