Rusmedie Agus, Sutradara Pagelaran Sabang Merauke (PSM), menjelaskan, “Setelah tahun-tahun sebelumnya kita mengadakan Pagelaran Sabang Merauke, kami melihat ada satu energi yang begitu luar biasa, namun belum menjadi tema besar, yaitu perempuan hebat negeri ini yang telah memperjuangkan nusantara dari zaman ke zaman,”.
Dari sisi produksi, Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia Yang Punya 2026 akan melibatkan lebih dari 1.700 pelaku seni dan tim produksi, yang terdiri dari 15 penyanyi, 1 grup band nasional, 387 penari budaya dari berbagai daerah.
Selain itu terlibat pula 50 musisi tradisional, 119 anggota paduan suara gabungan dari Batavia Madrigal Singers, The Resonanz Children’s Choir, dan Armonia Choir, serta 60 anggota Jakarta Concert Orchestra dibawah arahan konduktor Avip Priatna.
Pagelaran ini juga melibatkan desainer-desainer terkemuka Indonesia, sanggar budaya, serta talenta lintas kreatifitas menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman panggung yang semakin utuh, megah, dan imersif.
Pendekatan artistik tahun ini juga terlihat dari sisi koreografi dan musikal.
Komposisi gerak dirancang untuk menonjolkan kekuatan perempuan melalui perpaduan energi yang kuat dan lembut dalam satu kesatuan visual, dengan dominasi penari perempuan sebagai salah satu pembeda utama, tetap diimbangi oleh penari pria untuk menjaga dinamika panggung.
