img_title
Foto : IG @sarwendah29

IntipSelebSarwendah diduga menyewa buzzer untuk membanjiri kolom komentar unggahan permintaan maafnya dengan respons positif. Isu ini mencuat setelah akun Threads @arfdeatan pada Jumat, 5 Juni 2026, membeberkan cuplikan foto yang memperlihatkan aktivitas pemesanan komentar berbayar.

Dalam foto tersebut, tampak pesanan kepada sejumlah akun untuk memberikan komentar positif di Facebook terkait permintaan maaf mantan istri Ruben Onsu itu.

"Like, komen positif Facebook. Fee, Rp350p," begitu bunyi keterangan yang tertera dalam pesanan tersebut.

Si pemberi order juga menyertakan contoh kalimat komentar, seperti "Semoga jadi pembelajaran yang baik ke depannya. Tetap semangat ya" dan "Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan." Meski sudah menyediakan contoh, si pemberi pesanan tetap meminta para buzzer untuk berkreasi sendiri.

"NARASI KOMEN (tolong jangan copas komenya kembangkan dan jangan samakan dengan lain," tulisnya dalam pesanan itu.

Namun pemilik akun @arfdeatan menolak mengikuti arahan tersebut. Ia justru memilih untuk membongkar dugaan praktik buzzer itu ke publik.

"Cih, gue juga nggak butuh fee receh lu," tulisnya tegas.

Soal nominal "Rp350p" sendiri belum jelas maksudnya. Huruf "p" di situ bisa merujuk pada "perak" atau sebagai singkatan dari kata "ribu."

Unggahan tersebut langsung memantik respons warganet. Banyak yang mengaku tidak menyangka permintaan maaf seorang public figure sampai melibatkan buzzer bayaran.

"Ih malu banget pake buzzer. Pembelajaran buat semuanya, terutama publik figur, apa-apa harus difilter," tulis salah seorang warganet.

Akun @arfdeatan kemudian menimpali dengan nada santai soal alasan di balik penggunaan buzzer itu.

"Takut besok guncang 6.6, produknya nggak laku," jawabnya.

Tidak lama setelah itu, seorang warganet mengunggah cuplikan foto yang memperlihatkan seseorang tengah membela Sarwendah. Merespons hal itu, @arfdeatan langsung menyindir si pembela yang diduganya adalah buzzer yang sudah menerima bayaran.

"Cair tuh Rp350," tulisnya.

Permintaan maaf Sarwendah muncul di tengah perseteruannya dengan mantan suaminya, Ruben Onsu. Isi permintaan maaf itu berfokus pada kata-kata kasar yang sempat terlontar dari mulutnya. Ia meminta maaf karena potongan videonya memicu kegaduhan dan menyinggung berbagai pihak.

Yang menarik, Sarwendah sama sekali tidak menyebut nama Ruben Onsu dalam permintaan maafnya. Absennya nama sang mantan suami membuat sebagian warganet menilai permintaan maaf itu tidak tulus, sehingga ia tetap mendapat hujatan dari berbagai pihak.

Topik Terkait