IntipSeleb – Pada momen Gala Premiere film Cerita Lila menjadi momen emosional bagi Sara Wijayanto. Sebagai sosok yang pertama kali membagikan kisah Lili dan Lila melalui kanal YouTube Diary Misteri Sara, ia mengaku diliputi rasa cemas dan gugup menjelang perilisan film tersebut.
Pasalnya, Cerita Lila menjadi film pertama yang diadaptasi dari kisah penelusuran mistis yang pernah ia lakukan.
"Halo semuanya! Terima kasih udah pada datang hari ini. Aku sebenarnya dari tadi tuh anxious banget," kata Sara.
Sara mengaku perasaannya campur aduk sejak pagi hari. Bahkan, ia sempat menghubungi para pemain film seperti Lutesha dan Shareefa Daanish untuk memberikan dukungan.
"Aku tadi hari ini chat Lutesha, aku chat Shareefa juga kayak, 'Selamat ya guys'," ujarnya.
Meski begitu, kegelisahan tetap menghantuinya karena ia memikirkan bagaimana respons publik terhadap film tersebut.
"Dari bangun pagi tuh udah kayak aduh gimana ya. Aku nervous karena memang ini kan film pertama yang diambil dari kisah penelusuran dan adaptasi dari kisah penelusuran," lanjut Sara.
Ia mengaku banyak pertanyaan yang terus berputar di kepalanya, mulai dari apakah penonton akan menyukai film tersebut hingga apakah pesan yang ingin disampaikan bisa diterima dengan baik.
"Entar pada suka nggak ya, terus pesannya nyampe nggak ya. Pokoknya banyak banget yang lewat di pikiran aku hari ini," katanya.
Menurut Sara, Cerita Lila bukan hanya menghadirkan kisah mistis yang menyeramkan, tetapi juga membawa pesan kemanusiaan yang sangat kuat.
Ia menyadari bahwa tidak semua orang percaya dengan keberadaan makhluk tak kasat mata. Namun baginya, kisah Rahma, Lili, dan Lila adalah cerita nyata yang memiliki makna mendalam.
"Mungkin nggak semua orang percaya dengan adanya hantu atau mereka yang tidak terlihat. Tapi buat aku kisah sosok Rahma, Lili, dan Lila itu nyata," ungkapnya.
Karena itulah, Sara merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan pesan dari kisah tersebut tersampaikan dengan benar kepada penonton.
"Jadi kayak aku punya rasa tanggung jawab untuk menyampaikan pesan dari kisahnya ini dengan benar. Dan aku berharap mudah-mudahan bisa nyampe pesannya dan menyentuh banyak hati di luar sana," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sara juga memberikan apresiasi kepada Shareefa Daanish yang memerankan karakter Rahma di film tersebut.
Menurutnya, penampilan dan tata rias yang digunakan sudah sangat mendekati sosok Rahma yang ia kenal selama proses penelusuran.
"Kalau dilihat dari kemarin sih make up atau itunya ya semendekati ya, seramnya sama lagi. Mode seramnya sama lagi sama Rahma," ujarnya.
Sara bahkan mengaku tidak memberikan banyak masukan karena hasil yang ditampilkan sudah sesuai dengan bayangannya.
"Sudah hampir mendekati kok itu, keren sih sebenarnya. Jadi aku enggak ada sama sekali ngomong 'oh kurang apa'," katanya.
Ungkap Momen Mistis Saat Screening
Salah satu pernyataan yang paling mencuri perhatian adalah ketika Sara menceritakan pengalaman yang terjadi saat sesi screening film Cerita Lila.
Menurutnya, sosok Rahma seolah hadir dan memberikan pesan terkait film tersebut.
"Waktu kita screening waktu itu, Rahma datang," ungkap Sara.
Ia kemudian menceritakan bahwa Rahma menyampaikan perasaan yang menyentuh terkait adaptasi kisah hidupnya ke layar lebar.
"Rahma bilang ada hal di film ini itu yang pengen saya lakukan tapi enggak akan pernah bisa saya lakukan," kata Sara menirukan pesan yang diterimanya.
Menurut Sara, karakter yang diperankan Shareefa Daanish menjadi representasi dari penyesalan yang selama ini tidak sempat diwujudkan oleh Rahma semasa hidupnya.
"Jadi Shareefa Daanish mewakili apa yang Rahma tidak bisa lakukan dan sudah tidak mungkin dia lakukan," tuturnya.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat bahwa Cerita Lila bukan hanya menghadirkan teror, tetapi juga kisah penyesalan, kehilangan, dan luka batin yang menjadi inti dari perjalanan Rahma, Lili, dan Lila.