Di balik kisah pencarian seorang ibu, Vino melihat Tanah Runtuh membawa pesan yang sangat relevan dengan kondisi saat ini, yakni pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati.
Menurutnya, persatuan tidak bisa hanya dijadikan slogan, tetapi harus diperjuangkan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan terkecil.
"Dan satu hal yang saya dapat adalah bahwa toleransi, persatuan itu enggak harus diperjuangkan, enggak bisa ditunggu," katanya.
Ia menegaskan bahwa keluarga menjadi tempat pertama untuk menanamkan nilai-nilai tersebut kepada anak-anak.
"Jadi poinnya adalah toleransi, saling menghargai, saling menghormati itu harus diperjuangkan. Dari siapa? Dari kita dulu. Lingkungan paling kecil apa? Keluarga," katanya.
Bagi Vino, perjuangan dua anak dalam film ini menjadi simbol bahwa suara anak-anak tidak boleh diabaikan, meskipun di tengah persoalan yang dianggap lebih besar oleh orang dewasa.
"Kalau anak kecil, dua anak kecil ini tidak berusaha untuk mencari ibunya, film ini kelar di menit kelima ya udah kelar. Tapi anak ini terus mencari ibunya, berusaha dengan segala kemampuan yang mungkin dia enggak didengarin," katanya.