img_title
Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

"Dan akhirnya aku sama kayak Kak Mahardika Yusuf, aku approach-nya dengan melihat bagaimana interaksi antara Akung dan Nin saat di set, lalu kita kayak, 'Oh, kalau misalkan responnya ketika ada reaksi akan dibalas seperti ini ya,' gitu."

Selain gestur, ia juga berusaha menyesuaikan karakter lewat intonasi suara.

"Dan mungkin kalau aku sendiri waktu itu tantangannya dari tone suara yang aku lumayan harus tegesin, yang suka diingetin kayak, 'Nin Sita tuh nggak kayak gitu cara ngomongnya. Nin Sita tuh lebih teges.' Jadi aku selalu kayak, 'Oh, berarti akhirnya aku mengambil pandangan dari orang lain dan juga akhirnya mendengarkan video-videonya Nin kalau lagi bicara,' seperti itu."

Widyawati Ungkap Proses Pendekatan Antar Pemain

Sementara itu, Widyawati mengatakan proses membangun chemistry dilakukan seperti produksi film pada umumnya. Ia menilai komunikasi dan reading menjadi kunci agar karakter versi muda maupun tua tetap terasa menyatu.

"Kalau saya seperti biasa ya, di setiap film dan kita tentu ada pendekatan dengan para pemain, kita reading dan lain sebagainya. Dan ini semua kembali kepada Pak Sud, bagaimana dia, katakanlah, mendirect si Nin muda itu."

Ia juga menegaskan pentingnya membangun kedekatan antara pemain senior dan junior selama proses produksi.

Topik Terkait