img_title
Foto : Instagram.com/bebizie

Komentar ini mendapat dukungan lebih dari 13 ribu warganet lain yang turut menyampaikan kekecewaan serupa terhadap cara Bebizie memperkenalkan jabatan barunya sebagai wakil rakyat.

Kritik warganet tidak berhenti pada gaya unggahan semata. Sejumlah warganet mulai mempertanyakan penggunaan anggaran yang bersumber dari pajak masyarakat, mengingat fokus unggahan Bebizie lebih banyak menyoal penampilan dibanding kerja politik.

"Coba tanya kak abisin anggaran buat makeup segitu berapa. Gue capek bayar pajak cuma buat orang-orang seperti mereka. Gimana negara ini mau maju," tulis salah satu warganet.

Kritik lain juga menyasar pola rekrutmen partai politik yang dinilai lebih mengutamakan popularitas dibandingkan kapasitas calon wakil rakyat.

"Partai sukanya cari yang kayak gini, bukan yang pinter. Soalnya yang pinter dan berpendidikan susah disetir," tulis warganet lainnya.

Fenomena ini menambah panjang sorotan publik terhadap gaya sejumlah politisi yang berlatar belakang selebritas. Warganet menilai unggahan seperti ini memperkuat kesan bahwa jabatan politik kerap dijalani dengan pendekatan citra visual, alih-alih program kerja yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.

Topik Terkait