Teaser memperkenalkan Iyus, bocah berusia 10 tahun yang mengalami penurunan prestasi di sekolah setelah kehilangan sang ayah.
Hidupnya berubah ketika sebuah kecelakaan membuatnya koma. Setelah sadar, Iyus bertemu dengan Babah T.Bob, sosok teman imajiner yang membimbingnya menghadapi berbagai persoalan, mulai dari perundungan, rasa kesepian, hingga keraguan terhadap dirinya sendiri.
Melalui petualangan bersama Babah T.Bob, Iyus perlahan belajar untuk bangkit, menemukan keberanian, dan kembali percaya pada kemampuannya.
Cerita tersebut dibalut dalam drama keluarga, fantasi, dan musikal yang menghadirkan kembali lagu-lagu ikonik Papa T.Bob sehingga mampu menghadirkan nostalgia bagi orang tua sekaligus menjadi pengalaman baru bagi anak-anak.
Sutradara Achmad Romie mengatakan sejak awal Iyus Jenius dirancang bukan hanya sebagai film hiburan, tetapi juga media pembelajaran yang menyenangkan.
"Kami percaya film itu punya kekuatan untuk menjadi ruang belajar yang menyenangkan buat anak-anak. Makanya Iyus Jenius kami bikin nggak hanya menghibur tapi juga mengajak anak-anak berani bermimpi dan lebih percaya pada diri sendiri, terutama dengan dukungan yang tepat dari orang-orang sekitar mereka," ujar Achmad Romie.
Senada dengan sang sutradara, produser Gandhi Fernando menyebut proyek ini memiliki makna khusus karena memadukan hiburan musikal dengan pesan-pesan pendidikan yang relevan bagi anak-anak Indonesia.