Ada juga Wina Marrino sebagai Farida, Sharon Jovian sebagai Saskia, Teguh Julianto sebagai Heri, Wanto Cacing sebagai Sidik, Feril Ali sebagai Manto kecil dan Maria Lituhayu sebagai Juminten kecil.
Dedy Mercy menyebut film ini mengajak penonton menelusuri penyebab perubahan sikap Juminten sekaligus mengungkap rahasia yang tersimpan di balik masa lalunya. Menurutnya, ada pesan yang lebih dalam tentang makna kewarasan itu sendiri.
"Ini yang orang-orang yang mungkin dianggap waras seringkali melakukan sebuah kegilaan dalam tanda kutip. Bahkan mungkin sebaliknya juga gitu, orang-orang yang dianggap gila atau orang yang gak dianggap justru punya keluhuran budi. Punya kewarasan yang dalam tanda kutip," ucap Dedy.
Penonton bisa menyaksikan Juminten Edan di bioskop Indonesia mulai 23 Juli 2026.