Produser film Desember Jani, Meiske Taurisia turut mengungkapkan seperti apa benang merah dan ekspektasi dari film yang diproduserinya tersebut.
"Anak-anak tidak butuh orang tua yang selalu punya jawaban. Mereka butuh tahu saat di dalam maupun di luar rumah, ada orang yang selalu mendengarkan ketika percakapan mulai terasa sulit,” ungkap Meiske.
“Desember Jani bukan tentang keluarga yang sempurna. Ini tentang keluarga yang masih mau mencoba," terangnya.
Sutradara Ariani Darmawan menjelaskan bagaimana filosofi yang hendak disampaikan dari karya sinema garapannya tersebut. Ia pun menyebut Jani sebagai karakter yang tidak menyelamatkan siapa pun.
"Kami membuat film ini agar saat mereka pulang, duduk di meja makan, bisa memulai percakapan yang sudah tertunda terlalu lama," ucap Ariani.

