img_title
Foto : IntipSeleb

Menurut Andi, tim produksi sebelumnya sempat mempertimbangkan cerita dengan skala yang lebih kecil. Namun, untuk sekuelnya, mereka memutuskan memperluas dunia cerita sekaligus meningkatkan ancaman yang dihadapi para karakter.

“Ketika membuat cerita kedua sebenarnya sudah ada. Kita sebelumnya membuat cerita yang skalanya lebih kecil. Sekarang kita buat dengan skala yang lebih besar,” ujar Andi.

Skala yang lebih besar tersebut tidak hanya terlihat dari lokasi dan produksi, tetapi juga dari konflik yang dihadirkan. Film ini akan membawa penonton lebih jauh ke dalam kisah masa lalu Romo Rendra serta menghadirkan ancaman yang berkaitan dengan iblis purba bernama Rephaim.

Andi Boediman juga menegaskan bahwa film ini tidak sekadar ingin membuat penonton merasa takut.

“Kami tidak membuat film tentang ketakutan. Kami membuat film tentang sesuatu yang lebih berat dari ketakutan, pilihan yang dibuat oleh satu generasi, dan yang harus dibayar oleh generasi berikutnya,” ujar Andi Boediman, produser eksekutif film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.

Jerome Kurnia Jadi Produser Eksekutif Sekaligus Pemain

Selain kembali berperan sebagai Romo Thomas, Jerome Kurnia juga mengambil peran sebagai produser eksekutif dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.

Topik Terkait