Ia menegaskan pihaknya saat ini memilih untuk memantau perkembangan informasi tersebut. Aldwin juga mengingatkan agar pihak-pihak yang menyebarkan tudingan tanpa kejelasan fakta maupun mereka yang diduga memiliki niat melakukan pemerasan untuk berhati-hati.
"Modus-modus niat-niat jahat untuk melakukan mendiskreditkan, memfitnah, apalagi misalkan ada modus-modus yang diduga pemerasan dan sebagainya, saya warning untuk hati-hati. Karena akan berbalik kepada yang bersangkutan, ya. Hati-hati, kata dia.
Bukti dan Identitas Penyebar Isu Masih Dipantau
Lebih lanjut, Aldwin memastikan pihaknya terus mengamati informasi yang beredar di media sosial. Ia menyebut sejumlah hal yang berkaitan dengan isu tersebut masih belum memiliki kepastian.
Menurutnya, identitas akun anonim, sosok berinisial EJR, hingga keterkaitan nama El Rumi dalam cerita yang beredar belum dijelaskan secara terang.
"Semua bukti dan lain sebagainya tentu kita apa, memonitor semua, ya kan? Dan sejauh ini memang tak ada. Gak ada kepastian itu, siapa anonim apa namanya, akun ini atas nama siapa, ya kan? Terus kemudian inisial. Kalaupun misalkan dikaitkan dengan El, kalau di situ apa ceritanya? 4 tahun lalu apa, berapa tahun lalu, kan gak jelas juga, ya kan? Orang masih apa namanya, sebelum pernikahan, punya banyak teman, dan lain sebagainya," ucapnya lagi.