img_title
Foto : Instagram/ @vilmei

Tak hanya dugaan penggelapan dana, Vilmei juga menemukan persoalan lain yang berkaitan dengan penjualan produk parfumnya.

Produk yang sebelumnya dijual dengan harga sekitar Rp250 ribu disebut pernah mengalami perubahan harga secara drastis hingga hanya Rp6 ribu.

Vilmei menduga perubahan harga tersebut dilakukan untuk mendapatkan bonus berdasarkan jumlah penjualan. Kondisi tersebut bahkan disebut membuat produk dibeli oleh ribuan orang.

Akibat dugaan permainan harga tersebut, Vilmei memperkirakan kerugian yang dialami mencapai ratusan juta rupiah.

Temuan ini turut membuat perhitungan total kerugian dalam kasus tersebut semakin besar.

Sebelumnya, nilai kerugian yang mencuat dalam kasus dugaan penggelapan dana tersebut berada di kisaran Rp1,3 miliar.

Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, Vilmei menyebut angka tersebut kemungkinan besar bertambah signifikan.

Topik Terkait