Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? sendiri mengangkat kisah seorang ibu tunggal yang menghadapi kenyataan pahit setelah mendapat vonis bahwa hidupnya tidak akan lama lagi.
Sebagai seorang perancang gaun pengantin, sang ibu kemudian berusaha memanfaatkan waktu yang tersisa untuk membahagiakan putrinya. Di saat yang sama, ia juga berupaya mempersiapkan sang anak agar dapat menjalani kehidupan secara mandiri ketika dirinya sudah tidak ada.
Bagi Marsha Timothy, yang turut terlibat dalam film tersebut, kesempatan berbagi kebahagiaan lewat kegiatan Nobar Spesial memiliki arti tersendiri.
Menurut Marsha, menonton film bersama dapat menciptakan pengalaman emosional yang membuat orang-orang merasa lebih dekat satu sama lain.
“Menurut aku ini adalah sebuah kesempatan yang sangat baik untuk berbagi kebahagiaan. Karena menonton film bersama-sama, tertawa bersama, menangis bersama, itu kan sebuah pengalaman yang bisa membuat kita merasa dekat satu sama lain,” ujar Marsha Timothy.
Sementara itu, Ivan Gunawan menilai ide mengajak ribuan anak yatim menyaksikan film di bioskop merupakan langkah yang sangat baik. Ia melihat kesempatan untuk menikmati film di layar lebar mungkin tidak selalu mudah didapatkan oleh anak-anak yang tinggal di panti asuhan.