Menurutnya, masyarakat perlu membedakan antara isi rekaman dan penafsiran yang muncul setelah video tersebut tersebar luas.
Ia juga mengingatkan agar dugaan yang berkembang tidak langsung dianggap sebagai fakta sebelum terdapat bukti yang dapat mendukung kesimpulan tersebut.
Soroti Penyebaran Video Call, Minola Pertanyakan Bukti Pidana
Selain membantah tuduhan yang berkembang, Minola turut menyoroti penyebaran rekaman video call yang disebutnya dilakukan secara melawan hukum.
Ia mempertanyakan apakah rekaman yang hanya menampilkan percakapan dapat digunakan untuk menyatakan seseorang telah melakukan tindak pidana.
“Apakah dengan video call yang direkam secara melawan hukum itu yang hanya berisikan percakapan lalu terbukti adanya suatu tindakan yang menyimpang? Hah? Coba dulu ya. Apakah hanya dengan percakapan saja lalu terbukti ada suatu tindak kejahatan atau ada suatu tindak pidana atau ada satu penyimpangan dari komunikasi searah itu ya,” katanya.
Bagi Minola, penilaian terhadap suatu perkara harus mempertimbangkan konteks komunikasi secara menyeluruh. Ia menilai sebuah rekaman tidak seharusnya menjadi satu-satunya dasar untuk menarik kesimpulan tanpa memeriksa fakta dan bukti lain yang relevan.