img_title
Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

Melalui kisah ini, penonton diajak menelusuri asal-usul kutukan sekaligus tragedi yang melibatkan arwah seorang anak perempuan bernama Uci, yang diperankan Fara Shakila.

Boneka Ghawiah Dirancang dengan Teknologi Animatronics

Salah satu daya tarik film ini terletak pada desain boneka Ghawiah yang dibuat khusus untuk kebutuhan produksi.

Rocky Soraya memesan boneka tersebut dari perajin lokal bernama Orlando di Bali. Proses pembuatannya juga melibatkan pakar animatronics dari Amerika Serikat dengan investasi yang disebut mencapai miliaran rupiah.

Boneka tersebut dirancang dengan detail ekspresi, kostum, serta kemampuan bergerak secara nirkabel. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sosok boneka horor yang lebih realistis dan mampu menunjang kebutuhan adegan.

Selain desain boneka, atmosfer mencekam juga dibangun melalui pendekatan sinematografi Guntur Soeharjanto. Ketegangan dikembangkan secara bertahap sebelum sosok Ghawiah benar-benar menjadi pusat teror.

Salah satu bagian yang mencuri perhatian adalah adegan penutup yang membutuhkan pembangunan rumah kaca khusus berukuran sebesar lapangan tenis. Set tersebut dibuat untuk mengakomodasi adegan penghancuran kaca dalam skala besar.

Persiapan tersebut memperlihatkan besarnya kebutuhan teknis dalam mewujudkan adegan klimaks yang dirancang untuk memberikan dampak visual kuat kepada penonton.

Topik Terkait