img_title
Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

"Pihak IMAX sendiri yang menyeleksi dan memilih film ini untuk ditayangkan di bioskop IMAX karena dinilai cocok untuk penayangan di layar besar. Proses penjajakan kerja sama dengan pihak IMAX ini sudah dimulai sejak sekitar tiga bulan sebelum penayangan," jelasnya.

Kesempatan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Hitmaker Studios dalam memperluas pengalaman menonton film horor Indonesia melalui fasilitas bioskop premium.

Debut Guntur Soeharjanto di Layar IMAX

Kebahagiaan serupa dirasakan Guntur Soeharjanto. Sutradara yang telah menggarap sekitar 30 film panjang tersebut mengaku antusias karena The Doll: Ghawiah menjadi film pertamanya yang berhasil menembus layar IMAX.

Guntur menilai format tersebut menghadirkan sensasi menonton yang berbeda. Ia juga menyoroti sekitar 30 menit terakhir film yang menurutnya menyuguhkan ketegangan intens.

"Saya sangat antusias dan terkesan karena film ini bisa tayang di IMAX. Dari sekitar 30 film yang telah saya sutradarai, baru kali ini salah satu film saya tayang di IMAX," ujar Guntur Soeharjanto.

"Saya merasakan pengalaman menonton yang sangat berbeda dan memuaskan, terutama pada 30 menit bagian akhir film yang dinilai sangat menggetarkan jantung," lanjutnya.

Pernyataan tersebut turut memberikan gambaran mengenai skala produksi yang disiapkan untuk membawa penonton masuk lebih dalam ke atmosfer horor yang dibangun sepanjang cerita.

Topik Terkait