X
  • Franka Franklin

IntipSeleb – Pengusaha muda, Nadiem Makarim banting stir dari pendiri Go-Jek ke Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi Indonesia. Seperti diketahui, Go-Jek adalah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring yang beroperasi di Indonesia dan negara Asia Tenggara lain seperti Singapura, Vietnam, dan Thailand. 

Pria dengan gelar Master of Business Administration di Harvard Business School ini mulai berbisnis sejak tahun 2006 saat dirinya masih berusia 22 tahun. Hingga sampai hari ini, terdapat empat bisnis yang pernah dijalaninya. Tak tanggung-tanggung bisnis tersebut merupakan brand besar yang ada di Indonesia, yaitu McKinsey & Co (Konsultan), Zalora Indonesia sebagai Co-Founder dan Managing Director, Chief Innovation Officer Kartuku, dan pendiri Go-Jek.

Berkat usahanya tersebut, Nadiem berhasil mendapat sejumlah pernghargaan sebagai pebisnis muda. Dibalik kesuksesan seorang pria tentu terdapat wanita yang mendukung dan menemaninya selama ini. Franka Franklin, istri Nadiem mencuri perhatian publik saat suaminya dilantik sebagai Menteri era Jokowi periode II. Sang istri juga tidak kalah sukses dengan Nadiem, diketahui ia menjalankan bisnis perhiasan dengan artis ternama, Happy Salma. Simak ulasan berikut untuk tahu fakta tentang Franka Franklin

Pemilik Tulola Jewellery

Franka Franklin

Seolah tak mau kalah dengan sang suami, Franka Franklin-Makarim mulai bisnis di bidang perhiasan. Ia dikenal sebagai pemilik dari Tulola Jewellery. Bersama dengan Sri Luce-Rusna dan Happy Salma, ia menjalankan merek kerajinan perhiasan sejak 2017. Toko perhiasan ini sudah tersebar di tiga cabang, yaitu Senayan, Kemang, dan Bali.

Lulusan tiga negara

Franka Franklin

Berdasarkan laporan Viva.co.id, sebelum menjalankan bisnis perhiasan, Franka merupakan lulusan universitas di 3 negara, yakni Hogeschool Rotterdam di Belanda, Northumbria University di Inggris, dan Raffles Design Institute di Singapura.

Pernah bekerja di Berrybenka.com

Franka Franklin

Franka pernah bekerja di beberapa perusahaan bergensi. Diketahui ia sempat menjabat sebagai vice president Merchandising & Business Development di Berrybenka.com selama kurang lebih tiga tahun.

Berbagai tanggungjawab dipegang oleh Franka seperti memimpin seluruh divisi penjualan dan pembelian Berrybenka dan Hijabenka. Selain itu, ia mengelola semua perencanaan barang dagangan, sumber produk, produksi label pribadi dan optimalisasi strategi penurunan harga.