img_title
Foto : Instagram/kknmovie

IntipSeleb – Film KKN di Desa Penari diketahui menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa dan tembus 7 juta penonton sejak tayang pada 30 April 2022. 

Namun, di balik kesuksesannya muncul pernyataan dari seorang pemeran figuran dalam film horor tersebut yang mengaku hanya dibayar Rp75 ribu selama 24 jam. Ia juga disebut tak boleh menghapus dandanan wajahnya. Pernyataan ini pun viral di media sosial dan sempat membuat heboh.

Menanggapi hal tersebut, Awi Suryadi selaku sutradara KKN di Desa Penari memberikan klarifikasinya. Lantas, apa itu? Langsung scroll artikelnya di bawah ini.

Viral Pemeran Hantu KKN di Desa Penari Dibayar Rp75 Ribu

youtube
Foto : youtube

Kesuksesan film KKN di Desa Penari membuat film Indonesia kembali meroket. Sampai saat ini, film yang dibintangi Tissa Biani, Aghniny Haque, Adinda Thomas, Achmad Megantara, dan Aulia Sarah ini masih mendapat layar di bioskop.

Namun, baru-baru ini muncul pernyataan dari salah satu pemeran figuran dalam film KKN di Desa Penari. Ia adalah Subardo, lelaki berusia 51 tahun yang berperan sebagai Hantu. Subardo curhat bahwa selama menjadi hantu, ia hanya di bayar Rp75 ribu saja untuk sekali pengambilan gambar.

Tak hanya itu, ia juga harus melakukan persiapan yang cukup melelahkan dan berjuang sehari semalam lantaran tak boleh mengubah make up yang menutup wajahnya dan tentu tidak boleh dihapus selama 24 jam.

“Saya itu didapuk (diminta) jadi hantu. Selain itu saya juga ikut jaga di sini, ketika menunggu giliran syuting, saya dan puluhan orang lainnya harus berada di dalam bus dengan AC tetap hidup, kasihan yang make up-nya separuh wajah, honornya sama tapi lebih susah," kata Subardo dikutip dari Instagram @gosipnyinyir.

“Bayangkan mata tak boleh berkedip dalam waktu yang lama. Kami dibayarRp75 ribu sekali pengambilan gambar,” sambungnya.

Jawaban Sutradara

Zoom Pers Confrence
Foto : Zoom Pers Confrence

Menanggapi kabar viral tersebut, Awi Suryadi memberikan jawabannya. Ia mengaku bahwa pemeran hantu tak boleh menghapus make up selama 24 jam itu tidak benar. Sebab, pemeran Hantu melakukan syuting di hari terakhir dari jam 10 pagi hingga 10 malam.

“Intinya adalah tidak betul kalau dia tak boleh menghapus make upnya selama 24 jam. Saya inget itu adalah syuting terakhir call crew dari jam 10 pagi dan selesai 10 jam, jadi tidak mungkin 24 jam,” ucap Awi Suryadi lewat streaming acara FFWI via zoom.

Ia juga menjelaskan soal bayaran pemeran figuran dalam film KKN di Desa Penari. Awi mengaku sebagai sutradara tak mengetahui bayaran para aktor yang bermain dalam film tersebut. Namun, ia sudah mengonfirmasi bahwa bayaran untuk pemeran hantu tidak dibayar cuma Rp75 ribu saja. 

“Mengenai bayaran saya sebagai sutradara tidak tahu, saya juga tak tahu bayaran para kru berapa, cuma saya langsung mengonfirmasi bagian casting, dan mereka mengatakan yang keluar dari kita tak segitu, tapi mereka juga masuk dalam agensi di sana jadi kena potong potongan berapa, itu kita gak tau,” ucap Awi Suryadi mengenai viral curhatan aktor Hantu di film KKN di Desa Penari yang hanya dibayar Rp75 ribu saja. (rth)

Berita Terkait
Topik Terkait