img_title
Foto : YouTube/ Falcon

Esok hari, bosnya Joel telpon langsung ngegas pas Gendis yang terima. Gendis yang gak suka balik ngomelin dan bos komplain ke Joel atas sikap Gendis. Gendis tersinggung, Joel disuruh keluar dari kantornya. Akhirnya mereka ribut terus jadi diem-dieman sampai malam.

Masalah lagi disaat teman Joel nelpon yang mau pinjem duitlah, mau pinjem mobillah bikin Gendis keki sama sikap Joel. Ketambahan sama mamanya Joel nelpon minta ditransfer uang buat adiknya yang kuliah di luar kota. Gendis protes. Joel tersinggung dan mereka jadi ribut besar sampai tetangga kamar komplain lewat petugas hotel.

Masa karantina menjadi berbanding terbalik dengan honeymoon mereka. Dengan tidak sengaja, Joel curhat ke Tasya. Tasya kasih tau Gendis. Gendis makin cemburu dan marah ke Joel. Joel negur Tasya, Tasya gak mau disalahin, malahan Tasya makin ngelunjak dm ke Gendis. 

Bikin Gendis emosi tingkat tinggi dan membunuh Joel. Untungnya itu cuma mimpi. Tapi Gendis masih takut sama mimpinya dan menghindar dari Joel. Ternyata Joel bersikap sebaliknya. Dia perhatian ke Gendis dengan memesan kopi kesukaan Gendis. Joel minta maaf selama karantina ini.

Gendis mengakui bersalah karena gak mau ngendaliin emosinya. Mereka sadar setelah karantina nanti akan mencicipi kopi pahit, kopi manis sampai kopi yang hambar di dalam menghadapi bahterah rumah tangga.

Topik Terkait