X

IntipSeleb – Hasil autopsi jenazah Lina Jubaedah mantan istri Sule akan diumumkan Polrestabes Kota Bandung pada Jumat, 31 Januari 2020 sekitar pukul 2 siang. Sebelumnya diketahui, Rizky Febian melaporkan kejanggalan kematian ibunya dengan pasal pembunuhan berencana.

Saat meninggal dunia Lina Jubaedah tinggal bersama Teddy, suami barunya di sebuah rumah kontrakan di jalan Neptunus Bandung. Sambil menunggu hasil autopsi, Teddy sempat bertemu dengan pengacara kondang Hotman Paris untuk tampil di acaranya.

Dalam tayangan video YouTube Hotman Paris Show yang diunggah 29 Januri 2020, Teddy menjelaskan kronologi kematian Lina lengkap dengan rekaman CCTV. Berikut ini penjelasannya.

Baca juga: Jelang Hasil Autopsi Lina, Teddy Disarankan Sewa Pengacara

Pingsan usai salat subuh

Berdasarkan penuturan Teddy di depan Hotman Paris, Lina pingsan usai salat subuh. Sebelumnya, Lina habis menyusui bayi perempuan yang baru dilahirkan dua bulan sebelumnya.

“Pingsan kejang sebelum meninggal, setelah beres ngasih susu si bayi terus salat subuh pingsan langsung bawa tabung oxygen. Pas sudah beres salat buka mukenah langsung tergeletak, dipindahin dulu karena posisinya kayak engap bersujud,” ungkapnya.

Teddy sendiri yang memindahkan posisi Lina sehabis salat ke kasur. Kemudian, dari rekaman CCTV yang ditayangkan terlihat Lina dalam kondisi tak sadarkan diri dinaikan ke kursi roda untuk dibawa ke rumah sakit Al-Islam tidak jauh dari rumah.

Teddy membawa Lina ke rumah sakit berempat bersama Putri Delina, anaknya dengan Sule, Nanda pacar Putri dan seorang sopir. Saat dokter memeriksa di Unit Gawat Darurat (UGD) ternyata Lina sudah dinyatakan meninggal sebelum tiba ke rumah sakit.

“Saya yang pegangin (selama perjalanan di mobil). Napas terakhir enggak ada (gejala begitu). Di double cek sama dokter sudah enggak ada napas. Saya bilang itu cuma pingsan karena kepancing emosi saya, berharap cuma pingsan,” tutur Teddy.

Dimandikan di rumah

Lina dan anak-anaknya

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Lina dibawa pulang sekitar jam 7 pagi. Teddy mengaku tidak bertanya penyebab kematian Lina ke pihak dokter.

“Masih nunggu dari jam 5 pagi sampai jam 6-7 pagi. Dibawa ke rumah jam 7-an lah. Ada surat pengantar dari rumah sakit penyebab kematian gak ada, cuma surat jalan pakai ambulan sama surat kematian. Enggak ditanya lagi waktu itu (penyebab meninggal),” lanjutnya.

Setibanya di rumah pulang dari rumah sakit, jenazah Lina dimandikan oleh ibu-ibu pengurus masjid. Rizky Febian juga sudah tiba di rumah dari Jakarta.

“Yang memandikan DKM masjid ibu-ibunya sekitar jam 9 pagi. Ada anggota keluarga, Iky ikut sama kak Putri. Sebelum dimandikan silahkan saja boleh lihat enggak ada yang nutup-nutupin. Cuman waktu itu ada yang kuat ada yang gak kuat jadi ditutup (kain). Setelah dimandikan dibawa ke masjid, hari itu juga dikubur,” ujar Teddy kepada Hotman Paris.

Lina Jubaedah meninggal dunia pada Sabtu, 4 Januari 2020 dengan riwayat sakit asam lambung. Tanggal 8 Januari 2020, Rizky Febiah melaporkan kematian ibunya ke Polrestabes Kota Bandung dengan pasal pembunuhan berencana. Sejauh ini, Teddy suami Lina sudah dipanggil lebih dari empat kali oleh penyidik untuk ditanya seputar kematian Lina.

Baca juga: Polisi Ambil CCTV di Rumah Lina, Gini Sikap Teddy Suaminya