img_title
Foto : Berbagai sumber

IntipSeleb LokalUci Flowdea mengomentari tuntutan penjara 1 tahun 6 bulan kepada Medina Zein yang telah dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 19 September 2022 kemarin.

Meski Medina Zein telah dituntut atas kasus dugaan pengancaman kepadanya, Uci Flowdea ternyata masih menyimpan rasa ketakutan. Seperti apa? Yuk simak artikelnya di bawah ini1

Tanggapan kepada Tuntutan Penjara Medina Zein

Intipseleb/Tiya Sukmawati
Foto : Intipseleb/Tiya Sukmawati

Sidang pembacaan tuntutan atas kasus dugaan pengancaman Medina Zein kepada Uci Flowdea telah digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 19 September 2022 lalu. Dalam sidang itu, Medina Zein dituntut penjara selama 1 tahun 6 bulan. Ia juga didenda uang sebesar Rp200 juta.

"Menjatuhkan pidana selama 1 tahun 6 bulan dikurangi masa pidana yang dijalani. Denda sebesar Rp200 juta, jika tidak dibayar diganti dengan hukuman selama enam bulan penjara,” ," tutur Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 19 September 2022.

Tuntutan kepada Medina Zein ditanggapi oleh Uci Flowdea selaku penggugat. Ia mengaku tidak mengetahui mengapa tuntutan Medina lebih ringan dari hukuman.

“Sudah tuntutan. Kemarin saya lihat di berita, harusnya kan hukumannya 6 tahun, tapi dia kena 1 tahun 6 bulan. Gak tau mungkin ada (pertimbangan lain),” ucap Uci Flowdea di salah satu acara televisi, Selasa, 20 September 2022.

“Iya tuntutan, belum vonis. Vonisnya mungkin minggu depan,” sambungnya.

Masih Ketakutan hingga ke Psikolog di Singapura

Instagram/uciflowdea
Foto : Instagram/uciflowdea

Walaupun Medina telah menerima tuntutan atas kasus pengancaman, Uci Flowdea tidak memungkiri masih menyimpan rasa takut diancam. Bahkan saat awal pengancaman, Uci sempat tinggal di Amerika Serikat karena saking takutnya.

“Takut banget. Sampe waktu itu pindah ke Amerika. Waktu ribut, ancem-ancem gitu, anak saya kirim ke Amerika. Usia 20 tahun (anaknya). Saya juga sempat tinggal di Amerika satu bulan lebih, ya karena itu (takut),” tutur Uci Flowdea

Bukan hanya sempat tinggal di Amerika Serikat, Uci Flowdea mengaku bolak-balik ke psikolog karena psikisnya terganggu karena ancaman dibom oleh Medina Zein.

“Selain itu, kena psikis saya. Iya ke psikolog. Sampe saya bolak-balik ke Singapura. Berobat ke Singapura karena psikis saya terganggu. Rasa ketakutannya lebih tinggi,” tandas Uci Flowdea. (hij)

Topik Terkait