img_title
Foto : Instagram

Untuk itu, Intan siap menjual barang-barang yang mengingatkannya dengan almarhum suami. Seperti burung, ikan, kasur dan sofa bahkan rumah yang pernah dijadikan tempat tinggal bersama Wahyu pun siap untuk dijual oleh Intan. Hal ini dilakukak karena wanita 35 tahun itu tak mau larut dalam kesedihan selepas meninggalnya sang suami.

"Jadi barang-barang yang mengingatkan beliau, arwana, burung, ikan itu di rumah banyak banget, jadi kayaknya saya akan melepas itu ke orang untuk ga ngingetin lagi dan kayak kasur, sofa yang biasa kami duduk ngobrol. saya gak akan membawa. Mungkin (rumah dan isinya dijual)," ucapnya.

Masih berharap suami pulang

Tiga hari pasca meninggalnya sang suami, wanita bernama lengkap Intan Rizky Jaenab ini mengaku makin merasa kehilangan. Pasalnya, Intan terus terbayang oleh kehadiran sosok suami yang sebenarnya sudah berpulang. Apalagi saat malam hari tiba, biasanya Intan mendapat panggilan telepon dari suami yang mengabarinya akan pulang, kini hanya tinggal kenangan.

"Setelah almarhum suami pergi yang pasti bukan dia semakin menghilang dari saya, tapi malah semakin dalam gitu rasanya. Karena makin terus kebayang, yang paling sakit buat saya adalah malem mau maghrib pulang itu udah pasti beliau selalu nelfon 'ma aku pulang ya, mau dibawain makan apa, kita makan bareng yuk'," tuturnya.

Intan berharap bahwa suaminya masih akan menelepon ketika malam hari, masih mendapat ketukan pintu ketika sang suami selesai bekerja, dan masih mendapat pelukan serta ciuman di saat keduanya lelah. Tapi, Intan tak mau larut dalam kesedihan demi dua buah cintanya.  Sehingga dia sadar bahwa ini semua bukanlah mimpi.

Topik Terkait