img_title
Foto : Instagram/@kim_jong_un

IntipSeleb Asia – Jika Indonesia ada Pancasila sebagai landasan dasar negara, di Korea Utara juga memiliki landasan yang sama yang dikenal dengan Juche. Juche sendiri disebut sebagai landasan negara, hukum, dan ekonomi negara Korea Utara.

Korea Utara adalah negeri langka dan cukup unik. Di tengah arus globalisasi yang begitu deras, Korea Utara adalah negara yang bisa dibilang tertutup cukup rapat dari pengaruh negara-negara luar seperti halnya China. Hal ini tak terlepas dari Juche, yang menjadi dasar negaranya. Penasaran? Simak artikel di bawah ini.

Apa itu Juche

Tangkapan Layar: YouTube
Foto : Tangkapan Layar: YouTube

Selain negara China, ternyata juga ada Korea Utara yang tidak terpengaruh dengan arus global yang begitu deras aliran pengaruhnya. Hal ini ternyata tidak terlepas dari dasar negaea yang kuat yang dianut oleh Korea Utara, layaknya Pancasila di Indonesia.

Negara Korea Utara memiliki Juche sebagai pandangan hidup dan sumber dari segala sumber hukum, atau yang disebut dengan landasan. Mengutip dari berbagai sumber, Juche lah yang membawa Korea Utara tetap bertahan meski dalam isolasi.

Lantas, apa itu Juche? Mengapa landasan negara ini bisa begitu kuat, sehingga mampu menopang hidup dan kehidupan seluruh masyarakat di Korea Utara?

Jika sekarang orang lebih banyak mengenal drama, artis, hingga grup band musik asal Korea ternyata itu adalah mayoritas Korea Selatan. Sementara Korea Utara sendiri sekarang bisa disebut isolasi negaranya dari arus global dan peradaban luar.

Korea Utara dikenal sebagai negeri yang langka dan unik. Orang awam mengenalbarti Juche sebagai mandiri atau hidup mandiri.

Indonesia pun pernah mengalami makna yang dijunjung tinggi seperti Korea Utara. Pada era presiden Indonesia pertama, Ir Soekarno, makna mandiri atau istilahnya Berdiri di Atas Kaki Sendiri (Berdikari) diperkenalkan sejak masa penjajahan Belanda hingga kemerdekaan.

Sementara di Korea Utara, istilah Juche dirumuskan oleh Kim Il Sung, kakek dari Kim Jong Un. Kim Il Sung merupakan Presiden Abadi Korea Utara dan menduduki jabatan orang nomor satu di negara itu. Setelah itu, dia berganti menjadi sebutan Pemimpin.

Jika ditelaah dari asal muasalnya, Juche adalah percabangan dari Marxisme-Leninisme, yang kemudian membentuk ciri khas tersendiri. Juche oleh bangsa Korea Utara, artinya memegang teguh prinsip kemandirian yang diraih melalui pembangunan ekonomi nasional untuk mencapai masyarakat sosialis.

Ekonomi Negara

Instagram/@kim_jong_un
Foto : Instagram/@kim_jong_un

Sama seperti halnya Pancasila, Juche pun diamalkan di setiap sendi kehidupan orang-orang Korea Utara, termasukbsalah satunya adalah perekonomian negara. Konsep Kim Il Sung, Kakek Kim Jong Un yang menekankan kepada perekonomian nasional yang mandiri, adalah dengan membangun industri sebagai tulang punggung keberlangsungan hidup negara.

Selain itu ada pengembangan teknologi, dan ketersediaan sumber daya dari dalam negeri. Termasuk budaya dan Sumber Daya Alam (SDA)

Di bidang industri, Korea Utara cukup maju di sektor pertahanan. Bahkan pertahanan menjadi fokus anggaran negara dengan biaya yang jauh lebih besar.

Selain industri pertahanan, industri otomotif di Korea Utara juga bergerak maju meski levelnya masih jauh dari para tetangganya. Korea Utara kebanyakan mengadopsi bekas teknologi Uni Soviet, seperti mengembangkan berbagai tipe transportasi yakni mobil penumpang, komersial, sampai alat berat.

Topik Terkait