img_title
Foto : Instagram/@kiranalarasati

IntipSeleb – Artis sekaligus Wakil Ketua Bidang Sosial dan Budaya DPD PDIP DKI Jakarta, Kirana Larasati menjalani rapid tes virus corona atau Covid-19. Kirana memeriksakan diri karena dua bulan terakhir melakukan perjalanan ke Australia dan beberapa daerah di Indonesia.

Melakukan rapid tes Covid-19 di klinik kesehatan DPD DKI, ibu satu anak ini mengungkapkan hasilnya. Sebelumnya, Kirana juga sempat memberikan pesan kepada warganet agar tidak membandingkan hidup orang lain dan fokus melawan pandemi Covid-19. Seperti apa? Simak ulasan berikut.

Baca Juga: Jakarta Banjir Lagi, Kirana Larasati Sebut Pengurus Kota Bodoh

Kirana Larasati jalani tes Covid-19

Kirana Larasati

Kirana Larasati melakukan rapid tes virus corona di klinik kesehatan DPD DKI Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, wanita 32 tahun ini menunjukkan rekaman video sedang diperiksa oleh tim medis. Kirana melakukan rapid tes virus corona karena sempat bepergian ke Australia dua bulan terakhir.

Selain itu, dirinya juga menyebut melakukan perjalanan ke beberapa daerah di Tanah Air. Sejam kemudian, Kirana menunjukkan alat rapid tes kepada warganet dengan hasil negatif atau belum terinfeksi Covid-19. Meski begitu, Kirana menyebut akan terus waspada terhadap virus corona.

Bersama dengan klinik kesehatan DPD DKI @fdipjakarta @pdiperjuangan rapid test Covid-19. Test karena 2 bulan terakhir saya melakukan perjalanan ke beberapa daerah di Indonesia juga ke Australia. Alhamdulillah so far belum pernah terinfeksi Covid-19. Namun bukan berarti tidak akan kena. Tetap waspada,” ungkap Kirana Larasati lewat Instagram Stories yang diunggah pada Kamis, 26 Maret 2020.

Seperti diketahui, pelaksanaan rapid tes Covid-19 sempat menjadi perdebatan di kalangan masyarakat karena  mengutamakan pejabat negeri. Padahal Dokter Erlina Burhan, Dokter spesialis paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, menjelaskan bahwa rapid tes Covid-19 bukan untuk diagnosis atau menentukan suatu penyakit, tapi untuk melihat apakah sudah ada anti bodi.

“Diingat lagi, anti bodi terbentuk kalau ada gejala. Kalau tidak bergejala diperiksa rapid test, (hasilnya) negatif,” kata Dokter Erlina Burhan lewat acara Indonesia Lawyer Club (ILC) tvOne pada Selasa, 24 Maret 2020.

Untuk itu, Erlina menyarankan agar pemerintah tidak membeli rapid test Covid-19.

“Ini kan karena sudah kadung di beli. Ke depannya jangan deh. Saya enggak setuju bahwa seluruh masyarakat Indonesia harus dites, gak bisa, hanya yang bergejala (yang dites),” tegasnya.

Kirana minta warganet tidak bandingkan hidup orang lain

Kirana Larasati

Sebelumnya, Kirana juga memberikan pesan kepada pengguna Instagram terkait virus corona. Kata Kirana, sebaiknya warganet tidak membandingkan hidupnya dengan orang lain. Kondisi Indonesia sedang tidak kondusif dengan adanya wabah Covid-19. Untuk itu, Kirana meminta agar masyarakat bersatu melawan musuh yang tak terlihat, yakni virus corona.

We are in this together. Tidak perlulah mengatakan hidup orang lain lebih enak atau lebih buruk. Aku bukan musuhmu, begitu pula sebaliknya. Saat ini kita satu, bersatu melawan musuh yang nyata, tapi tak kasat mata. Corona,” ucap Kirana Larasati lewat Instagram yang diunggah pada Rabu, 25 Maret 2020.

Selain itu, Kirana juga berharap agar warga Tanah Air saling menyemangati, saling menjaga, dan jaga jarak satu sama lain demi pencegahan penularann virus corona. 

Saling menyemangati, itu yang kita perlu lakukan. Saling jaga. Saling menjaga jarak. Berjarak kita teguh, berdekatan kita runtuh. Tujuan kita satu, kurangi penularan virus. Dalam diam kita temukan kekuatan. Mari kita berdoa untuk yang terbaik, dan bersiap untuk yang terburuk,” pungkas Kirana Larasati.

Topik Terkait