img_title
Foto : Widikidiwdkdw/instagram

"Ya yang pertama masyarakat kita ini butuh suasana yang kondusif, ketenangan. MUI meminta jangan membuat gaduh jangan membuat suasana yang kondusif," Arifin Fahrudin selaku Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), belum lama ini.

"Oleh karena itu aksi atau show yang membuat suasana gaduh di masyarakat itu ya jangan dilakukan," sambungnya.

Lokasi Rawan Bencana

Instagram/@_widikidiw_
Foto : Instagram/@_widikidiw_

Lebih lanjut, Arifin sebut kota penampilan Vierratale merupakan lokasi yang rawan bencana. Sehingga ada kekhawatiran aksi ekstrim Widy Vierratale dapat menyebabkan malapetaka.

Terlebih belakangan Palu sempat mengalami gempa. Bencana itu pun buat masyarakat masih mengalami trauma.

"Apalagi kalau aksi tersebut jika kita amati di media itu kejadiannya di Palu. Di Palu itu kita bisa rasakanlah bahwa daerah itu kan usai bencana, recovery-nya itu lama. Kalau dari aspek psikologi saya merasakan lama nggak cukup setahun dua tahun jadi ada aspek traumatiknya," ujarnya.

Topik Terkait