img_title
Foto : YouTube/ Falcon

Terkait hal itu, Rako Prijanto mengungkapkan jika memang dirinya sudah melakukan riset terlebih dahulu. Ia membaca kritik masyarakat terkait film Bayi Ajaib terdahulu.

"Kita juga melakukan research ya membaca kritik dari teman-teman juga komen-komen orang yang sudah maksudnya kayak trauma. Karena saya pribadi juga traumatik dengan film ini gitu. Saya dulu saya kalau nonton tiba-tiba habis ngaji itu pulang ke rumah lari kenceng gitu kalau karena ngebayangin bayi muka orang tua gitu kan," ucap Rako Prijanto kepada awak media baru-baru ini.

"Nah tapi juga apa Istilahnya ya kita melakukan penyempurnaan lah di film ini saya tidak mencoba untuk mengkritik film yang lama tapi dan tidak mau coba untuk membandingkan karena film ini tribute untuk film yang lama dan saling melengkapi," sambungnya.

Penyempurnaan Setiap Karakter

YouTube/ Falcon
Foto : YouTube/ Falcon

Salah satu perubahan yang dibuat oleh Rako Prijanto adalah karakter dari setiap pemain. Ia ingin setiap karakter bisa memiliki peran pentingnya dalam film.

"Menurut saya penyempurnaan terhadap karakter sih di sini lebih kita mendalami gitu. ASupaya karakter-karakter yang ada di film ini tuh punya andil yang memang penting di film ini gitu enggak yang cuma muncul aja sebagai ikonik

Topik Terkait