img_title
Foto : IntipSeleb/Yudi

“Harapannya masyarakat bisa langsung merasakan fungsinya dan menangkap pentingnya arsip, terutama di lingkup musik Indonesia. Sehingga, kemudian semakin banyak orang yang tertarik untuk mengolah koleksi kami atau bahkan mungkin ikut berkontribusi,” lanjutnya.

Festival Hingga Pameran Arsip Musik

IntipSeleb/Yudi
Foto : IntipSeleb/Yudi

Pameran arsip musik populer Indonesia akan menampilkan daftar lagu dari tahun 1960 hingga 1969 yang disebut "Dari Ngak Ngik Ngok ke Dheg Dheg Plas."

Nantinya, bakal ada tiga zona pameran. Pertama, ada zona yang menyuguhkan awal mula perkembangan industri musik populer Indonesia (pra 1960-an).

Kedua, ada juga zona yang menunjukkan industri musik populer Indonesia di bawah kekuasaan Orde Lama (1960-1965). Terakhir, ada zona yang menuntun para pengunjung untuk dapat menyaksikan potret industri musik populer di bawah kekuasaan Orde Baru (1966-1969).

Program berikutnya adalah Konferensi Ria: Arsip Nusantara yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 Oktober. Acara ini dikhususkan untuk undangan yang terdiri dari para penggiat arsip budaya populer dari seluruh Indonesia, yang akan berbagi pengalaman mereka.

Topik Terkait