img_title
Foto : Youtube.com/TALKPOD

Jakarta – Figur publik, Dinar Candy sempat berurusan dengan pihak berwajib karena terseret kasus dugaan mempromosikan situs judi online. Kejadian itu terjadi sekitar 6 tahun lalu, tepatnya tahun 2017 silam.

Dinar Candy pun bercerita dampak buruk yang diterima olehnya usai mempromosikan situs judi online. Intip informasi selengkapnya di bawah ini.

Dampak Buruk Promosi Judi Online

Instagram/dinar_candy
Foto : Instagram/dinar_candy

Kata Dinar Candy, salah satu dampak buruk yang dirasakan olehnya pada 2017 lalu, rekening tabungan miliknya dibekukan. Hal ini terjadi beberapa saat sebelum dirinya menerima panggilan dari pihak penyidik.

"2017 itu, rekening aku dibekukan, aku mau belanja, terus aku cek, datang ke bank, aku kok nggak bisa mau belanja, ini ada surat kantor kepolisian," ungkap Dinar Candy saat ditemui awak media di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, pada beberapa waktu lalu.

Ketika Dinar Candy datang guna memenuhi panggilan polisi, ia melihat bandar judi online yang sudah diamankan polisi. Kata mantan Ridho Ilahi itu, sang bandar sudah terlihat mengenakan baju tahanan berwarna orange.

Selain dirinya, ada juga figur publik lain yang turut diperiksa polisi atas dugaan keterlibatan mempromosikan situs judi online.

"Nah ya aku datang saja, ternyata di situ ada bandar ditangkap pakai baju oranye. Ada selebgram yang sudah diperiksa, nah katanya kamu juga diperiksa," terang Dinar Candy.

Dinar Candy Kapok dan Langsung Selektif

YouTube/Nexera Entertainment
Foto : YouTube/Nexera Entertainment

Berdasarkan pengalaman buruk itu, kini, Dinar Candy mengaku lebih berhati-hati dalam memiliki hal yang akan dipromosikannya. Bahkan, ia sudah memberikan instruksi tegas kepada pihak manajernya agar tidak menerima tawaran yang berbau judi online.

Dinar Candy merasa kapok dengan apa yang terjadi kepadanya. Ia tidak ingin hal itu menimpa kepadanya untuk kedua kalinya.

"Aku kan sudah koordinasi sama manajer aku, kita kalau judi online jangan, dikasih bayaran berapa pun jangan tergiur karena kan tidak boleh lagi. Maksudnya masyarakat luas yang jadi korban, karena sekarang kan sudah marak gitu," jelas Dinar Candy.

"Jadi, kalau dari tim aku sendiri sudah tidak terima judi online," jelasnya. (hij)

Topik Terkait