img_title
Foto : Berbagai sumber

Jakarta Ayah David, Jonathan Latumahina murka saat tahu KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) cenderung berpihak pada pelaku perundungan siswa SMP di Cilacap, Jawa Tengah.

Pasalnya, alih-alih mengeluarkan pelaku dari sekolah, pihak KPAI malah memberi himbauan agar MK pelaku perundungan di Cilacap tidak dikeluarkan pihak sekolah. Seperti apa? Yuk intip artikel berikut!

Ayah David Ngamuk ke KPAI

YouTube/Deddy Corbuzier
Foto : YouTube/Deddy Corbuzier

Jonathan Latumahina menyampaikan rasa kesalnya kepada KPAI karena berpihak pada pelaku perundungan di Cilacap yang beberapa waktu lalu sempat viral. Ayah David Ozora itu bahkan menyebut KPAI sebagai kaki tangan pelaku.

“Komisi perlindungan monster, udah berkali2 KPAI ini kakinya selalu di pelaku,” ujar ayah David, di akun X nya, Kamis 5 Oktober 2023.

Dari pengalaman-pengalamannya, termasuk sebagai ayah dari korban yang pernah mendapat kekerasan oleh Mario Dandy, Jonathan minta KPAI dibubarkan.

"Mereka tidak pernah ada di sisi korban, komisi2 ini dibiayai uang rakyat tapi mewakili perbuatan iblis. Bubarkan,” katanya lagi.

KPAI Minta Pelaku Anak Dilindungi

Instagram/@marissyaichareal
Foto : Instagram/@marissyaichareal

Sebelumnya, KPAI meminta anak-anak atau pelaku yang terlibat kasus bullying di Cilacap, Jawa Tengah, agar tetap terpenuhi hak-haknya untuk bersekolah dan dilindungi.

"Anak berkonflik dengan hukum jangan sampai dikeluarkan dari sekolah selama menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan hingga peradilan," kata Anggota KPAI Diyah Puspitarini.

Bahkan, anak saksi dan seluruh siswa yang ada di sekolah anak berkonflik dengan hukum juga harus diberikan perhatian sejalan dengan amanat Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023.

"Langkah-langkah cepat pencegahan keberulangan kasus dan dukungan moril terhadap guru-guru juga diperlukan dalam menghadapi pemberitaan di media elektronik," kata Diyah Puspitarini.

Sontak saja informasi itu bukan hanya memancing amarah ayah David, tetapi juga warganet di media sosial.

KPAI ya bakal gitu terus responnya, selama bukan anak mereka yg jadi korban,” maki warganet.
“Lembaga negara kita emang sukanya kadang-kadang,” ungkap yang lain.

Topik Terkait