Foto : Freepik.com

IntipSeleb – Hari Raya Idul Adha identik dengan melimpahnya stok daging kurban di rumah. Namun, banyak orang masih menghadapi masalah klasik saat mengolahnya, yakni tekstur daging yang keras dan alot. Padahal, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar daging kurban menjadi lebih empuk dan lezat tanpa harus menggunakan panci presto.

Teknik mengolah daging ternyata sangat memengaruhi hasil akhir masakan. Mulai dari cara memotong, proses marinasi, hingga metode memasak yang tepat bisa membuat tekstur daging jauh lebih lembut dan mudah dikunyah.

Berikut beberapa cara membuat daging kurban empuk yang bisa dicoba di rumah.

1. Potong Daging Melawan Arah Serat

Salah satu kesalahan paling umum saat memasak daging adalah memotong searah serat. Padahal, teknik memotong melawan arah serat bisa membantu mempersingkat serat otot sehingga daging lebih mudah empuk saat dimasak.

Selain itu, usahakan ukuran potongan daging seragam agar tingkat kematangannya merata.

2. Gunakan Daun Pepaya atau Nanas

Daun pepaya dan nanas dikenal sebagai bahan alami pengempuk daging. Daun pepaya mengandung enzim papain, sementara nanas memiliki enzim bromelain yang efektif memecah protein pada serat daging.

Caranya cukup mudah:

Bungkus daging menggunakan daun pepaya sekitar 30 menit hingga 1 jam.
Jika memakai nanas, lumuri daging dengan parutan nanas selama 15–30 menit sebelum dimasak.

Namun, jangan terlalu lama merendam daging karena teksturnya bisa berubah terlalu lembek.

3. Terapkan Teknik Rebus 5-30-7

Teknik 5-30-7 belakangan menjadi salah satu metode populer untuk mengempukkan daging tanpa presto. Teknik ini dinilai lebih hemat gas sekaligus efektif membuat daging cepat lunak.

Langkah-langkahnya:

Rebus daging selama 5 menit.
Matikan api dan diamkan selama 30 menit dalam kondisi panci tertutup.
Rebus kembali selama 7 menit.
Diamkan lagi sekitar 30 menit.

Metode ini membuat panas meresap perlahan ke dalam serat daging sehingga hasilnya lebih empuk.

4. Marinasi dengan Bahan Asam

Bahan asam seperti jeruk nipis, lemon, atau cuka juga bisa membantu melunakkan daging. Kandungan asam mampu memecah jaringan protein sehingga tekstur daging menjadi lebih lembut saat dimasak.

Selain membuat empuk, marinasi juga membantu mengurangi bau prengus pada daging kambing.

5. Masak dengan Api Kecil

Banyak orang mengira api besar membuat daging cepat matang. Faktanya, memasak dengan api kecil dalam waktu lebih lama justru membantu jaringan ikat pada daging terurai sempurna.

Teknik slow cooking ini cocok digunakan untuk olahan seperti semur, rendang, hingga gulai.

6. Jangan Langsung Mencuci Daging Sebelum Disimpan

Beberapa ahli kuliner menyarankan agar daging kurban tidak langsung dicuci sebelum disimpan di freezer. Daging yang dicuci justru lebih cepat rusak karena kadar air meningkat.

Jika ingin membersihkan kotoran, cukup lap menggunakan tisu dapur atau bilas seperlunya saat akan dimasak.

7. Gunakan Baking Soda

Selain bahan alami, baking soda juga sering digunakan untuk membantu mengempukkan daging. Taburkan sedikit baking soda ke permukaan daging, diamkan sekitar 15–20 menit, lalu bilas bersih sebelum dimasak.

Cara ini cukup efektif terutama untuk potongan daging yang cenderung keras.

Dengan teknik yang tepat, daging kurban bisa diolah menjadi hidangan yang empuk, juicy, dan lezat. Tidak hanya membuat rasa masakan lebih nikmat, cara memasak yang benar juga membantu menjaga kandungan nutrisi pada daging tetap optimal.

Topik Terkait