Foto : IG

“Aku ingin dihargai dari ilmuku karena memang itu yang paling susah aku dapetin," ujarnya.

Incognito berarti penyamaran. Ia sadar pilihan itu janggal untuk seorang dokter. Inspirasinya datang dari Johan Liebert, tokoh dalam anime Monster. Maka, seorang dokter yang menyamar agar ilmunya yang dilihat kini mendapati wajahnya sendiri dipakai orang lain.

“Agak aneh, I know, karena dokter itu harus transparan, sedangkan incognito itu shady,” ucapnya.

Di tengah situasi itu, pesannya kepada masyarakat justru bukan soal menjauhi AI. Alasannya ia dapat dari pengalaman.

“Justru harus sering-sering lihat AI dan harus sering-sering lihat yang asli juga. Kalau kebanyakan lihat AI, lupa yang asli kayak apa. Lucunya, kalau kebanyakan lihat yang asli juga ga tahu itu AI. Dari pengalamanku, kalau lihat dua-duanya banyak, malah lebih gampang bedainnya," katanya.

Di zaman ketika wajah bisa dipinjam tanpa izin, dr. Incognito memilih bertahan dengan hal-hal yang sulit ditiru, gelar dan lisensi yang tak bisa dimiliki mesin, sifat manusia yang tak pernah sempurna, dan ilmu yang, katanya, paling sulit ia dapatkan.

Topik Terkait