Tuntutan pembubaran DPR lahir dari rasa frustrasi masyarakat terhadap kinerja dewan yang dinilai tidak memuaskan. Sorotan utama tertuju pada besarnya gaji dan tunjangan anggota DPR yang dianggap terlalu tinggi, sementara kontribusi mereka bagi rakyat disebut minim.
Di tengah polemik itu, perhatian publik juga tertuju pada kekayaan Ahmad Sahroni. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang ia serahkan ke KPK pada 21 Februari 2025, Sahroni tercatat memiliki kekayaan bersih Rp328,9 miliar.
Rincian hartanya cukup mencengangkan. Ia memiliki 19 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Badung, Bali. Nilai total aset properti tersebut mencapai Rp139,5 miliar.
Selain itu, Sahroni dikenal memiliki koleksi kendaraan mewah yang jumlahnya mencapai 28 unit. Beberapa di antaranya ialah Ferrari 366 tahun 2012 seharga Rp2,5 miliar, Porsche 9E3 RS tahun 2016 senilai Rp6,6 miliar, Tesla Model X75D tahun 2018 senilai Rp2,8 miliar, hingga Tesla Cyber Truck keluaran 2024 yang bernilai Rp4 miliar.
Ia juga memiliki Porsche 911 Sport Classic tahun 2016 dengan harga fantastis Rp14 miliar, serta Harley Davidson Road Glide keluaran 2022 seharga Rp1,66 miliar.
Tak berhenti di situ, Sahroni juga mencatatkan harta bergerak lainnya sebesar Rp107,7 miliar, surat berharga Rp60 juta, serta kas dan setara kas Rp78,3 miliar. Meski begitu, ia juga memiliki utang Rp34,9 miliar.