Foto : Instagram/@meisya__siregar

IntipSeleb – Kabar mengejutkan datang dari pasangan selebritas Meisya Siregar dan Bebi Romeo. Putra bungsu mereka, Bambang, didiagnosis mengidap penyakit langka yang berkaitan dengan sistem imun, yakni Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP) atau Immune Thrombocytopenia.

Kabar ini pertama kali diungkap Meisya melalui unggahan di media sosial pribadinya. Ia menceritakan perjalanan tak terduga yang dialami sang anak, yang sebelumnya dikenal aktif dan jarang sakit.

Meisya mengungkapkan bahwa kondisi Bambang bermula dari gejala yang terlihat ringan, seperti batuk dan pilek berkepanjangan. Bahkan, Bambang juga sempat mengalami keluarnya lendir dari mata.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, termasuk thorax dan rontgen, Bambang didiagnosis mengalami sinus kronis yang disebut sebagai kondisi turunan dari sang ayah.

Selama lima hari, Bambang menjalani pengobatan intensif berupa antibiotik, obat anti-radang, hingga terapi cuci hidung. Namun, kondisi tak biasa justru muncul beberapa hari setelah pengobatan selesai.

Gejala mencurigakan mulai terlihat saat Bambang bermain bola. Meisya menemukan memar di bagian lutut sang anak, yang kemudian menyebar ke seluruh tubuh dalam waktu singkat.

“Bambang main bola dan ditemukanlah memar di lutut, dan hari kedua muncul di seluruh badan lebih banyak lagi memarnya. Tanpa demam, tanpa perubahan perilaku, tanpa sakit,” ungkap Meisya, dikutip Senin, 13 April 2026.

Gejala tersebut menjadi titik awal terungkapnya kondisi ITP yang dialami Bambang.

ITP merupakan penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh justru menyerang trombosit, komponen penting dalam proses pembekuan darah. Kondisi ini menyebabkan jumlah trombosit menurun drastis, sehingga tubuh mudah mengalami memar atau perdarahan.

Meisya menjelaskan bahwa penyakit ini sebelumnya dianggap tidak memiliki penyebab pasti. Namun kini, ITP dipahami sebagai gangguan sistem imun yang keliru mengenali sel tubuh sendiri.

Di tengah ujian ini, Meisya menunjukkan ketegaran sebagai seorang ibu. Ia memilih menjadikan kondisi ini sebagai pengingat untuk lebih menjaga amanah dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Saat ini, Bambang masih menjalani pengobatan lanjutan untuk menstabilkan kadar trombosit dalam tubuhnya. Meisya pun memohon doa dari publik agar kondisi sang anak tidak berkembang menjadi penyakit jangka panjang.

“Doain, semoga ini hanya akut yang nggak dibawa Bambang seumur hidupnya. Masih ada pengobatan lanjutan, sampai nilai trombosit Bambang stabil terus,” tutup Meisya.

Topik Terkait