Foto : IG @erintaulany

Erin mengungkap bahwa persoalan sebenarnya justru berawal dari pelanggaran privasi yang dilakukan Hera. Menurut Erin, sang ART merekam isi rumah dan mengunggahnya ke media sosial tanpa izin, bahkan baru bekerja sekitar satu minggu.

"Jadi sebelumnya memang pembantu itu sudah bermasalah dan saya sudah komplain. Dia kerja di rumah satu minggu, itu saya sudah komplain ke penyalurnya," kata Erin.

"Jadi yang paling krusial adalah, dia melakukan konten ke media sosial. Milik pribadinya dia sendiri. Tentang isi rumah," lanjutnya.

Erin menilai rekaman itu sangat berbahaya karena menyangkut keamanan keluarga dan anak-anaknya.

"Jadi privasi isi rumah saya dan anak-anak tuh di video-videoin, kegiatannya. Terus mobil saya, rumah saya seisi rumah. Dari tampak depan, belakang, terus baju anak saya dipakai tanpa izin," ujar Erin.

"Ya pokoknya dia melakukan perbuatan yang tidak sepantasnyalah untuk bekerja di rumah."

Erin meluruskan kabar bahwa dirinya menahan KTP, baju, dan gaji Hera. Menurutnya, Hera kabur diam-diam pada malam hari sehingga barang-barangnya tertinggal dengan sendirinya.

Topik Terkait