Foto : Ist

IntipSeleb – Film drama keluarga Semua Akan Baik-Baik Saja garapan aktor sekaligus sutradara Baim Wong mencatatkan pencapaian luar biasa. Hanya dalam tiga hari sejak penayangan perdana di bioskop, film ini berhasil menembus lebih dari 300 ribu penonton.

Angka itu bukan pencapaian kecil, terutama untuk film drama keluarga yang harus bersaing dengan berbagai judul nasional dan internasional di layar bioskop Indonesia saat ini. Antusiasme penonton menjadi sinyal kuat bahwa kisah tentang keluarga masih punya tempat yang sangat kuat di hati masyarakat.

Pencapaian ini semakin menarik karena Baim datang dari kesuksesan film horor Sukma yang sebelumnya sempat mendominasi perbincangan publik. Kali ini, ia memilih arah yang sama sekali berbeda. Bukan ketegangan psikologis atau nuansa mencekam, melainkan cerita hangat, manusiawi, dan penuh makna tentang keluarga.

Perpindahan genre ini ternyata bukan sesuatu yang asing bagi Baim. Ia mengaku drama keluarga justru merupakan titik awal perjalanan kariernya, jauh sebelum namanya identik dengan film horor.

“Pengen penonton tahu kalau saya tidak hanya horor, tapi memang lahir dari genre drama,” katanya.

Lewat Semua Akan Baik-Baik Saja, Baim merasa seperti kembali pulang ke ruang emosional yang selama ini dekat dengannya. Film ini ia bangun dari keresahan tentang hubungan keluarga yang perlahan merenggang karena ego, tekanan ekonomi, kesalahpahaman, dan minimnya komunikasi.

Baim ingin menghadirkan cerita yang sederhana tetapi menyentuh, karena terasa sangat dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia. Ia melihat banyak orang terlalu sibuk mengejar pekerjaan dan tuntutan hidup hingga tanpa sadar kehilangan kedekatan dengan keluarga.
“Kadang kita terlalu sibuk sampai lupa kalau rumah itu tempat paling penting. Kita pikir kebahagiaan ada di luar sana, padahal sebenarnya keluarga itu sumber kebahagiaan terbesar,” ungkap Baim Wong.

Topik Terkait