Di saat yang sama, keterlibatan audiens juga terus berkembang di berbagai sektor kreatif lainnya. Di Indonesia, tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) industri perfilman sebesar 9,9%, didorong oleh film lokal yang kini menguasai 65% pangsa box office domestik.
Selain menonton film, kebutuhan masyarakat terhadap interaksi langsung terus meningkat seiring dengan konsumen yang kini semakin memilih pengalaman offline dan impersif.
Perubahan perilaku ini diproyeksikan akan mendorong pertumbuhan sektor experiential marketing di Asia Tenggara dari USD 1,2 miliar pada 2025 menjadi USD 3,8 miliar pada 2034.
Perkembangan ini membuka peluang bagi perusahaan hiburan untuk bergerak melampaui model bisnis single-format dan membangun ekosistem terintegrasi yang mampu menjangkau audiens melalui berbagai bentuk pengalaman budaya dan hiburan.
Perjalanan 11 Tahun PK Entertainment Group Membangun Ekosistem Kreatif Multi-Unit
PK Entertainment Group telah berkembang melampaui identitas sebagai event organizer. Ekosistem ini dibangun melalui sejumlah unit bisnis spesialis yang dirancang untuk mendukung berbagai sektor dalam industri hiburan.