Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

IntipSeleb – Seniman visual Muklay dan kreator konten Calvin Stepback menjadi dua nama yang siap meramaikan Kratingdaeng Red Bull Power Race, kompetisi fitness racing yang akan digelar untuk pertama kalinya di Indonesia. Keduanya mengaku tertarik mengikuti ajang tersebut karena ingin keluar dari zona nyaman sekaligus menguji kemampuan fisik mereka.

Indonesia National Qualifier dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Basketball Hall Gelora Bung Karno, Jakarta. Para peserta terbaik nantinya akan mendapatkan kesempatan mewakili Indonesia di Red Bull Power Race International Final yang berlangsung di Bangkok pada 18 Oktober 2026.

Muklay Jadikan Power Race Sebagai Pemicu Hidup Lebih Sehat

Dikenal sebagai seniman dengan aktivitas kreatif yang padat, Muklay mengaku telah mulai mempersiapkan diri jauh sebelum kompetisi berlangsung. Ia mengatakan sudah menjalani latihan dasar selama dua minggu agar lebih siap menghadapi tantangan yang menanti.

"Hari ini persiapannya... udah 2 minggu gue latihan nih. Udah 2 minggu gue latihan di gym, caranya push-up yang bener, caranya sit-up yang bener, sama caranya squat game yang bener. Yoi, pokoknya nanti ya paling gue setengah gue udah give up lah," ucapnya di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026.

Meski begitu, Muklay tetap memilih menikmati proses tanpa terlalu membandingkan dirinya dengan para atlet profesional yang telah lebih dulu menguasai setiap tantangan dalam perlombaan.

"Contohnya sih itu udah ya ibaratnya mah dia udah profesinya ya, bukan profesi kita. Ya udah kita mah let it go, let it flow. Enjoy aja kita mah," sambungnya.

Di balik keikutsertaannya, Muklay memiliki alasan pribadi yang cukup kuat. Ia mengaku membutuhkan dorongan agar bisa mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

"Nah, gue butuh ada trigger nih Sop, supaya diri gue berubah menjadi sehat. Nah ini mungkin trigger-nya nih si Power Race ini menurut gue," katanya.

Calvin Stepback Antusias Coba Tantangan Baru

Hal serupa juga dirasakan Calvin Stepback. Ia mengaku belum pernah mengikuti kompetisi serupa sehingga kesempatan ini menjadi pengalaman baru yang ingin dicobanya.

"Pertama sih karena sebelumnya belum pernah nih ngikutin yang kayak gini-gini, jadi kayak semangat lakuin banyak hal-hal baru kayak gini, terutama ini," ujarnya.

Menurut Calvin, tantangan terbesar dalam kompetisi tersebut adalah melatih daya tahan tubuh. Namun, ia menilai latihan untuk menghadapi perlombaan cukup sederhana karena tidak memerlukan alat khusus.

"Endurance ya, jadi kayak nantang banget dan latihannya juga gampang, gak harus pakai alat," jelasnya.

Meski mengakui persaingan akan berlangsung ketat, Calvin optimistis masih memiliki waktu yang cukup untuk meningkatkan kondisi fisiknya sebelum perlombaan digelar pada Oktober mendatang.

"Tantangan terbesarnya mungkin di fisik sih. Harus persiapan. Masih ada waktu 2 bulan, sebelum Oktober kayaknya sanggup sih," ujarnya.

Kompetisi Fitness Racing Perdana di Indonesia

Foto : IntipSeleb

Kratingdaeng Red Bull Power Race merupakan kompetisi fitness racing terbaru yang pertama kali diperkenalkan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand. Kompetisi ini memadukan kecepatan, strategi, serta ketahanan fisik melalui rangkaian gerakan dasar yang dapat diikuti masyarakat luas, baik atlet profesional maupun pecinta kebugaran.

Peserta diwajibkan menyelesaikan empat kali lari sejauh 400 meter yang diselingi tiga pos tantangan, yakni push-up, sit-up, dan squat. Untuk kategori pria, setiap pos terdiri atas 40 repetisi, sedangkan kategori wanita menyelesaikan 30 repetisi di setiap gerakan.

Meski tampak sederhana, setiap peserta dituntut mampu mengatur ritme, mengelola tenaga, serta mengambil keputusan dengan cepat agar dapat mencatatkan waktu terbaik hingga garis finis.

Sebanyak 12 atlet pria dan 12 atlet wanita dengan catatan waktu tercepat dari Indonesia National Qualifier akan memperoleh tiket menuju Bangkok untuk bertanding melawan wakil dari Malaysia, Myanmar, dan Thailand pada Red Bull Power Race International Final.

Foto : IntipSeleb

Chief Global Marketing Officer TCP Group, Supasita Kraisri, mengatakan Red Bull Power Race dirancang sebagai kompetisi yang mudah dipahami, menarik untuk disaksikan, sekaligus terbuka bagi siapa saja.

"Di Red Bull, kami percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat, menginspirasi ambisi, dan menciptakan kesempatan bagi setiap orang untuk menantang diri mereka sendiri," katanya.

Sementara itu, Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI), Arif Ritonga, menilai Indonesia memiliki komunitas functional fitness yang berkembang pesat sehingga kehadiran kompetisi ini menjadi wadah baru bagi para atlet maupun pencinta olahraga.

Menurutnya, kekuatan utama Red Bull Power Race terletak pada formatnya yang inklusif karena menggunakan gerakan-gerakan yang sudah akrab dalam kehidupan sehari-hari tanpa memerlukan peralatan khusus.

Dengan konsep tersebut, Kratingdaeng Red Bull Power Race diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet baru sekaligus menginspirasi masyarakat untuk mulai hidup lebih aktif dan berani menantang batas kemampuan diri.

Topik Terkait