Menurut Addie, perubahan zaman membuat pola hubungan antar generasi di dunia musik ikut berubah. Baginya, kebahagiaan terbesar adalah ketika musik mampu mengubah cara pandang seseorang menjadi lebih baik.
"Tapi kalau kita bisa bikin orang yang tak ingin masuk ke orchestra, jadi semacam, ya kan, yang tadi ya karena mereka nggak mau berbuat kebaikan, jadi mau dengan gangguan sendiri berdua-dua itu kan kan jauh lebih apa ya, lebih membahagiakan," katanya.
"Jadi ya itu kalau ditanya apakah mau meninggal di KGSI segala macem, ya pasti. Makanya kalau ada konser, saya selalu berpikir untuk mengamerikannya," sambungnya.
Suguhkan Musik Film hingga Opera
Pada konser perayaan 35 tahun ini, Twilite Orchestra akan membawakan repertoar yang menggambarkan perjalanan musikal mereka sejak 1991 hingga sekarang.
Penonton akan disuguhkan beragam genre, mulai dari musik film, video game, Broadway musical, musik klasik, opera hingga lagu daerah Indonesia.