Foto : Instagram @baimwong

Khusus untuk Alim, Baim memberikan apresiasi tersendiri. Ia menilai keterbatasan yang dimiliki Alim justru bisa menjadi kekuatan ketika diterjemahkan ke dalam karakter.

Menurut Baim, kehadiran para pemain dengan latar belakang berbeda ini memperkaya film. Setiap orang membawa pengalaman dan karakter masing-masing, sehingga proses menyatukan seluruh pemain menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga baginya.

Baim juga bersyukur atas respons masyarakat terhadap Semua Akan Baik-Baik Saja. Ia menyadari setiap karya berpeluang mendapat respons beragam. Ada penonton yang menyukai film ini, sementara sebagian lain mungkin memberikan kritik atau masukan.

Bagi Baim, seluruh tanggapan tersebut tetap penting untuk didengarkan. Ia tidak ingin hanya menerima pujian, tetapi juga menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi untuk menghasilkan karya yang lebih baik pada masa mendatang.

"Alhamdulillah banyak juga yang suka. Ada juga yang bilang baiknya seperti apa, kita dengerin semuanya," ujarnya.

Baim berharap apresiasi yang diterima Semua Akan Baik-Baik Saja dapat memotivasi dirinya dan seluruh pekerja film untuk terus menghasilkan karya berkualitas. Ia juga menaruh harapan besar terhadap perkembangan perfilman nasional agar terus tumbuh, mendapat apresiasi lebih luas, dan menghadirkan karya yang semakin beragam.

"Pesannya cuma satu, saya ingin film Indonesia naik terus, dan saya akan bikin film yang insyaAllah bagus terus," pungkas Baim.

Topik Terkait