Foto : Reddoorz

IntipSelebIsra Miraj merupakan peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha dalam waktu satu malam saja. Momen bersejarah tersebut menjadi bukti kebesaran Allah SWT.

Seiring dengan perkembangannya di masyarakat, Isra Miraj tak lagi hanya sekadar peristiwa bersejarah, tapi juga menjadi momen peringatan yang dirayakan setiap tahunnya. Tahun ini, Isra Miraj diperingati pada tanggal 8 Februari.

Mengingat betapa pentingnya peristiwa Isra Miraj, umat Islam di seluruh dunia pun memperingati momen bersejarah yang menjadi titik awal munculnya perintah salat lima waktu tersebut.

Ada banyak tradisi perayaan Isra Miraj yang berlaku di berbagai belahan dunia. Setiap kelompok masyarakat memiliki cara merayakan Isra Miraj masing-masing sesuai dengan kebudayaan yang berkembang.

Lantas, apa saja cara merayakan Isra Miraj dari berbagai tradisi masyarakat Indonesia? Yuk scroll lebih lanjut untuk mengetahui selengkapnya.

1. Tradisi Rajaban di Cirebon

Foto : budayajawa.id

Sebagai salah satu wilayah penyebaran agama Islam di Tanah Jawa yang tercatat dalam sejarah, Cirebon kaya akan tradisi. Cara merayakan Isra Miraj yang diyakini oleh masyarakat Corebon adalah dengan melakukan Rajaban.

Rajaban diambil dari kata Rajab yang merupakan bulan terjadinya peristiwa Isra Miraj. Biasanya, masyarakat akan berbondong-bondong pergi berziarah ke Plangon, tempat di mana dua makam penyebar ajaran agama Islam, yaitu Pangeran Kejaksan dan Pangeran Panjunan.

Tradisi Rajaban juga biasanya digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon. Keraton Kasepuhan biasanya akan menggelar pengajian untuk umum dan melakukan tradisi membagikan nasi bogana kepada warga keraton, kaum masjid, para abdi dalem dan masyarakat Magersari.

Nasi bogana sendiri terdiri dari kentang, telur ayam, tempe dan tahu, parutan kelapa dan bumbu kuning yang dijadikan satu.

2. Tradisi Nganggung di Bangka Belitung

Foto : Bobobox

Masyarakat di Kampung Bukit, Kelurahan Toboali, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung mempunyai cara merayakan Isra Miraj yang unik, yaitu dengan melakukan tradisi Nganggung.

Nganggung merupakan tradisi membawa makanan dari rumah masing-masing menggunakan dulang atau rantang. Makanan yang dibawa biasanya berupa kue, buah-buahan hingga nasi dan lauk pauk.

Tradisi Nganggung yang dilakukan saat Isra Miraj biasanya tak hanya dilaksanakan warga Kampung Bukit, tetapi juga warga desa lain di Bangka Selatan.

3. Tradisi Rejeban Peksi Buraq di Yogyakarta

Foto : Reddoorz

Cara merayakan Isra Miraj yang dilakukan oleh warga Yogyakarta telah berlangsung selama ratusan tahun di Keraton Yogyakarta. Tradisi tersebut bernama Rejeban Peksi Buraq.

Dua burung Buraq merupakan simbol dari kendaraan Nabi Muhammad yang terbuat dari kulit jeruk bali yang dibawa oleh abdi dalem Kaji Selusin dari Bangsal Kencana Keraton Yogyakarta menuju Serambi Masjid Gede Kauman.

Burung Buraq bertengger di atas susunan gunungan buah yang terdiri dari beberapa macam buah, seperti manggis, rambutan dan juga tebu. Gunungan buah itu lantas akan dibagikan kepada jamaah masjid setelah pengajian.

4. Tradisi Nyadran Desa di Sirawak Semarang

Foto : Reddoorz

Masyarakat di Kampung Sirawak, Semarang mempunyai cara merayakan Isra Miraj yang unik, yaitu dengan melakukan tradisi Nyadran Desa atau Haul Umum.

Dalam serangkaian acara Nyadran juga akan diadakan kirab budaya seperti mengarak replika hewan badak Sirawak, gunungan berisi buah dan sayuran dari hasil bumi para penduduk, alat musik lesung, permainan tradisional thek thek dan pawai drumband serta kelompok tani.

Sepanjang rute pawai, atraksi peserta juga menjadi tontonan warga yang sudah menunggu di depan rumahnya masing-masing. Musik drumband dan alunan lagu dari grup kempling dengan memukul rebana seakan memecahkan keheningan pagi di desa tersebut.

Setelah melakukan kirab, peserta menampilkan keterampilan seperti pencak silat dan tarian di tengah lingkaran. Kemudian peserta membawakan kisah awal mula daerah itu diberi nama Kampung Siwarak.

5. Tradisi Kerja Tahun di Karo, Sumatera Utara

Foto : Shopee

Cara merayakan Isra Miraj di Karo, Sumatera Utara adalah dengan tradisi yang disebut Kerja Tahun. Kerja Tahun merupakan kegiatan semacam pesta panen yang dilakukan orang desa sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah Tuhan.

Tradisi Kerja Tahun ini waktu penyelenggaraannya berbeda-beda, tergantung dari tiap desa. Sebagian masyarakat Karo menjelang Isra Miraj.

Nah, itulah sederet cara merayakan Isra Miraj menurut tradisi masyarakat di Indonesia. Sebenarnya, mungkin masih ada banyak sekali tradisi perayaan Isra Miraj di berbagai daerah di Indonesia. Kalau di daerah asalmu, seperti apa Isra Miraj dirayakan?

Topik Terkait